@thesis{thesis, author={Kartini Farida and Lestari Dwi}, title ={Perbedaan Pembelajaran dengan Metode Coaching dan Demonstrasi terhadap Konpetensi Melakukan Pemeriksaan Leopold Pada mahasiswa Semester II STIKES Yogyakarta Tahun 2012}, year={2012}, url={http://digilib.unisayogya.ac.id/1496/}, abstract={LatarBelakang: Metode bimbingan (coaching) mempunyai andil yang cukup besar dalam kegiatan belajar mengajar. Kemampuan yang diharapkan dapat dimiliki peserta didik, akan di tentukan oleh kerelevansian penggunaan suatu metode sesuai dengan tujuan. Itu berarti tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan penggunaan metode yang tepat, sesuai standar keberhasilan yang terpatri di dalam suatu tujuan. Berdasarkan studi pendahuluan pada data dari STIKES Yogyakarta nilai ujian mahasiswa pada Tahuna Ajaran 2011/2012 untuk pemeriksaan leopold didapat 31 dari 90 mahasiswa yang di nyatakan tidak lulus, yang metode pembelajarannya menggunakan demonstrasi. TujuanPenelitian: Diketahuinya perbedaan metode coaching dan demonstrasi terhadap kompetensi melakukan pemeriksaan leopold pada mahasiswa semester II STIKES Yogyakarta, tahun 2012. Metode Penelitian :Metode yang digunakan adalah rancangan True eksperimen yaitu rancangan posttest dengan kelompok kontrol (Posttest Only Control Group Design). Sampelnya adalah total populasi 52 orang yang dibagi dalam dua kelompok yaitu 26 mahasiswa sebagai kelompok kontrol, 26 mahasiswa sebagai kelompok eksperimen. Pengumpulan data dengan menggunakan ceklist, dengan uji t test. Hasil: Setelah diberikannya metode demonstrasi dari 26 peserta uji pada kelompok kontrol sebanyak 13 mahasiswa (50%) mendapatkan nilai test dengan kategori kurang, sedangkan pada kelompok eksperimen dengan metode coaching, setelah test mendapatkan kategori baik yaitu terdiri 20 responden (76,9%). Hasil uji t test diperoleh nilai p=0,030. Kesimpulan : Ada perbedaan yang signfikan pada pembelajaran dengan metode coaching terhadap kemampuan melakukan pemeriksaan leopold dibandingkan dengan metode demonstrasi. Diharapkan agar tenaga pengajar di STIKES Yogyakarta untuk mengikuti pelatihan-pelatian untuk meningkatan kompetensi mahasiswa.} }