@thesis{thesis, author={Imania Dika Rizki and Murtinengsi Ririn}, title ={PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN HAMSTRING CURL ON SWISS BALL DENGAN LATIHAN METODE DE LORME TERHADAP KEKUATAN OTOT HAMSTRING PADA PEMAIN FUTSAL}, year={2017}, url={http://digilib.unisayogya.ac.id/2226/}, abstract={Latar belakang: Kekuatan otot hamstring dibutuhkan untuk meningkatkan performance saat dilapangan seperti berjalan, berlari, menendang, mengoper, mencetak gol dan meminimalisir kemungkinan terjadinya cidera saat bertanding. 12% atlit mengalami strain pada otot hamstring yang disebabkan karena kurangnya latihan. Ketika otot hamstring mengalami kelemahan akan menimbulkan cedera. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan hamstring curl on swiss ball dan latihan metode De Lorme terhadap kekuatan otot hamstring pada pemain futsal. Metode: Penelitian ini bersifat quasi eksperimen dengan menggunakan pre test dan post test two group design membandingkan antara perlakuan kelompok latihan hamstring curl on swiss ball dan latihan metode De Lorme selama 4 minggu (1 minnggu 3 kali) yang diukur dengan leg dynamometer. Uji normalitas dengan shapiro wilk test data berdistribusi normal, uji homogenitas dengan lavene?s test data memiliki varian yang homogen. Hasil: Uji hipotesis kelompok 1 dengan paired sampel t-test didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05) yang berarti latihan hamstring curl on swissball dapat meningkatkan kekuatan otot hamstring pada pemain futsal. Pada kelompok 2 dengan paired sampel t-test didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05) yang berarti latihan metode De Lorme dapat meningkatkan kekuatan otot hamstring pada pemain futsal. Uji independent sample t-test menunjukan nilai p=0,128 (p>0,05) yang berarti tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan peningkatan kekuatan otot hamstring antara kelompok 1 dan kelompok 2. Simpulan: Tidak adanya perbedaan pengaruh latihan hamstring curl on swiss ball dengan latihan metode De Lorme terhadap kekuatan otot hamstring pada pemain futsal. Saran: Untuk peneliti selanjutnya menambah jumlah responden serta waktu penelitian agar lebih terlihat hasil perubahan penelitian.} }