@thesis{thesis, author={Hamzah Rori and Widaryati Widaryati}, title ={HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PENDERITA GAGAL JANTUNG DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA}, year={2017}, url={http://digilib.unisayogya.ac.id/2256/}, abstract={Intisari: Kualitas hidup seringkali memburuk pada penderita gagal jantung. Penurunan ini terkait dengan intoleransi mereka dalam beraktivitas fisik dan gejala psikologis, penurunan peran dalam keluarga dan pernikahan serta berkurangnya fungsi kerja dan dukungan sosial yang mereka terima. Usia dan jenis kelamin menentukan perbedaan strategi koping dalam mengatasi berbagai penurunan fungsi pada pasien gagal jantung. Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan kualitas hidup pada penderita gagal jantung di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Penelitian kuantitatif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian melibatkan 60 penderita gagal jantung yang diambil dengan teknik purposive sampling. Kualitas hidup diukur dengan kuesioner WHOQOL (World Health Organization?s Quality of Life). Tabulasi silang hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan kualitas hidup dianalisis dengan Kendall Tau. Usia penderita gagal jantung terbagi secara seimbang antara 46-64 tahun dan ?65 tahun. Sebagian besar penderita gagal jantung adalah laki-laki (60%). Ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara usia dan jenis kelamin dengan kualitas hidup pada penderita gagal jantung di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta (p=0,001). Kata kunci: kualitas hidup, pasien gagal jantung, jenis kelamin, usia.} }