@thesis{thesis, author={Dwi Prihatiningsih S. Kep. and Firda Annisa Risviana 1810201029 and Widaryati S.Kep.Ns.}, title ={Pengaruh penerapan model self care terhadap self care pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Gamping II Yogyakarta}, year={2022}, url={http://digilib.unisayogya.ac.id/6368/}, abstract={Latar Belakang : World Health Organization (WHO) tahun 2015, mencatat bahwa hipertensi merupakan penyakit yang menyebabkan kematian dengan prevalensi sebesar 22%. Jumlah penderita hipertensi di Indonesia mencapai 23,3%. Hipertensi menimbulkan berbagai macam komplikasi maka harus diterapi dengan baik. Menurut beberapa penelitian terungkap bahwa hipertensi sering membuat komplikasi ginjal, penyakit arteri sampai munculnya serangan stroke. Tujuan : Mengetahui pengaruh penerapan model self care terhadap self care pada penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Gamping II Yogyakarta. Metode : Metode penelitian eksperimen one group pre test ? post test dengan pendekan waktu cross sectional. Responden penelitian terdiri dari 21 penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Gamping II Yogyakarta dan dimbil dengan teknik purpose sampling. Pengumpulan data menggunkan sphygmomanometer digital dan instrumen kuesioner self care dengan teknik uji wilcoxone. Hasil : Hasil penerapan self care setiap responden, untuk nilai pre test rata ? rata mayoritas dikategorikan cukup baik dengan jumlah 15 orang (72 %). Kemudian kategori baik dan kurang memiliki jumlah yang sama yaitu masing ? masing 3 orang (14 %). Untuk nilai post test dikategorikan baik sejumlah 2 orang (10 %), cukup 16 orang (76 %) dan kurang sejumlah 3 orang (14 %). Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa rata ? rata responden sudah menerapkan self care yang cukup baik.. Analisis uji wilcoxone menunjukkan nilai signifikansi p = 0,767 sehingga p < 0,05. Simpulan : Tidak ada pengaruh penerapan model self care terhadap seld care pada penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Gamping II Yogyakarta. Responden diharapkan tetap memperhatikan pentingnya perawatan mandiri untuk peningkatan self care. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi dari penyakit Hipertensi.} }