@thesis{thesis, author={Intan Mutiara Putri S.ST. and Ivan Martua Sianturi 1811604037 and Maulidah S.Kep}, title ={Pengaruh penyuluhan mobilisasi pasca spinal anestesi terhadap pengetahuan pasien di rsia mitra plumbon majalengka cirebon jawa barat}, year={2022}, url={http://digilib.unisayogya.ac.id/6712/}, abstract={Latar Belakang: Tindakan spinal anestesi merupakan suatu tindakan untuk menegakkan diagnosis ataupun untuk kesembuhan suatu penyakit, cidera atau cacat serta untuk mengobati penyakit ketika dengan obat sederhana tidak bisa sembuh. Ketidaktahuan dan rendahnya tingkat pengetahuan pasien tentang pentingnya mobilisasi pasca operasi menjadi salah satu faktor penghambat pelaksanaan mobilisasi. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan pasien tentang mobilisasi pasca spinal anestesi. Metode: Metode penelitian menggunakan pre-experimental design tipe one group pretest-posttest (tes awal ? tes akhir kelompok tunggal). Pelaksanaan penelitian tanggal 07 Febaruari 2022 ? 25 Februari 2022. Populasinya adalah pasien spinal anestesi yang dirawat di Ranap 1 (satu) Rumah Sakit Ibu Dan Anak Mitra Plumbon Majalengka yaitu sebanyak 50 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 34 orang. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil : Pengetahuan responden pre spinal anestesi sebagian besar memiliki pengetahuan kurang sebanyak 22 responden dengan persentase (64,7%). Pengetahuan responden pasca spinal anestesi sebagian besar memiliki pengetahuan cukup sebanyak 16 responden dengan persentase (47,1%). Hasil penelitian dengan uji Wicolxon menunjukkan adanya pengaruh antara penyuluhan terhadap pengetahuan pasien tentang mobilisasi pasca spinal anestesi (p = 0,000). Simpulan : Pengetahuan responden sebelum dilakukan penyuluhan sebagian besar memiliki pengetahuan kurang (64,7%) dan Pengetahuan responden setelah dilakukan penyuluhan sebagian besar memiliki pengetahuan cukup (47,1%). Saran : Penata anestesi diharapkan dapat mengisi indeks massa tubuh pada lembar observasi dan mempertimbangkan indeks masa tubuh dalam pemantauan kondisi pemulihan kesadaran pasien post general anestesi terutama pada pasien dengan indeks massa tubuh gemuk yang beresiko mempunyai waktu pulih sadar lebih lama.} }