@thesis{thesis, author={Indah Cahyani 1611304064 and Titin Aryani S.Si. and wahid Syamsul Hadi Sp.PK}, title ={Efektivitas terapi plasma konvalesen terhadap penurunan risiko kematian pada pasien covid derajad sedang}, year={2021}, url={http://digilib.unisayogya.ac.id/6754/}, abstract={Latar Belakang: Saat ini dunia sedang diguncang oleh ancaman pandemik virus korona yang berawal dari Wuhan, Cina. Penanganan terhadap pasien yang positif Covid-19 selama ini adalah dengan meningkatkan ketahanan tubuhnya melalui makanan yang sehat dan bergizi serta olahraga. Tujuan Penelitian: mengetahui efektivitas terapi plasma konvalesen terhadap penurunan risiko kematian pada pasien Covid-19 pada derajad sedang dan mengetahui langkah-langkah terapi plasma konvalesen pada pasien Covid-19 derajad sedang dengan metode Apheresis. Metode Penelitian: Topik yang digunakan penulis dalam literature review. Sumber data menggunakan sumber pencarian artikel utama yaitu Google Scholar. Langkah-langkah dalam pengumpulan data mengunakan PICO (Population/Patien/Problem, Intervention, Comparison, Outcome). Analisis hasil menggunakan pendekatan metode eksposisi. Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa terapi plasma konvalesen efektif dalam menurunkan risiko kematian pasien Covid-19 kategori sedang dan berat (kritis), ditunjukkan dengan adanya jaminan keamanan, mampu memperbaiki gejala klinis, memangkas waktu rawat inap, sebagai tindakan kuratif dan penyembuhan, dan mampu menurunkan mortalitas pada penderita Covid-19 yang kritis. Langkah-langkahnya antara lain pertama mengambil darah dari pasien Covid-19 yang sudah sembuh. Kedua, memisahkan plasma darah dengan sel darah merah untuk dimasukkan ke dalam tubuh pasien Covid-19 yang menjalani perawatan. Ketiga, pengambilan plasma dengan titer antibody covid-19 dan menggunakan metode apheresis. Simpulan: terapi plasma konvalesen efektif dalam menurunkan risiko kematian pasien Covid-19 kategori sedang dan berat (kritis). Saran: bagi penderita Covid-19 dapat menggunakan terapi plasma konvalesen sebagai salah satu terapi penunjang (adjuvant) pengobatan Covid-19.} }