@thesis{thesis, author={Miftakhurrokhmah 1810201015 and Suri Salmiyati S.Kep. and Tiwi Sudyasih M.Kep}, title ={Hubungan kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pada pasien penderita diabetes melitus di puskesmas Imogiri 1 Bantul Yogyakarta}, year={2023}, url={http://digilib.unisayogya.ac.id/6780/}, abstract={Diabetes melitus adalah penyakit yang terjadi secara kronik atau menahun disebabkan karena tubuh tidak mempunyai hormone insulin yang cukup untuk disekresi, lebih tepatnya juga karena adanya peningkatan gula darah dalam waktu yang lama hingga terjadi penumpukan gula darah berlebih. Penurunan kualitas hidup pada penderita diabetes melitus salah satunya dipengaruhi oleh tingkat kepatuhan pada pengobatan. Dengan mengkonsumsi obat secara rutin dan patuh membantu penderita DM menstabilkan kadar gula darah hingga tetap pada rentang yang normal hingga meningkatan kualitas hidup. Mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pada pasien penderita diabetes melitus di Puskesmas Imogiri 1 Bantul Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional, yang bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pada pasien penderita diabetes melitus di Puskesmas Imogiri 1 Bantul Yogyakarta. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 74 responden. Penelitian terhadap kepatuhan minum obat pada pasien penderita diabetes melitus di Puskesmas Imogiri 1 Bantul paling banyak memiliki kepatuhan tinggi sebanyak 45 (60,8%) responden dan paling banyak memiliki kualitas hidup tinggi sebanyak 58 (78,4%) responden. Hasil dari perhitungan statistic uji Kendall-tau diperoleh dengan nilai koefisien p-value sebesar 0,000 < ? (0,05), hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pada pasien penderita diabetes melitus di Puskesmas Imogiri 1 Bantul Yogyakarta. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi wawasan serta sumber informasi baru bagi seluruh pembaca terutama untuk tenaga kesehatan, keluarga pasien, maupun pasien diabetes melitus terkait kepatuhan minum obat yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup pada penderita diabetes melitus itu sendiri.} }