@thesis{thesis, author={Andry Ariyanto SST.Ft. and Danur Setiawan M.Si and Dyonisius Efrem Darus 1910301058}, title ={Perbedaan pengaruh quadriceps setting exercise dan progressive resistance exercise terhadap peningkatan lingkup gerak sendi osteoarthritis knee}, year={2023}, url={http://digilib.unisayogya.ac.id/6866/}, abstract={Latar Belakang : Osteoarthritis merupakan penyakit degeneratif yang terjadi pada sendi lutut sebagai akibat dari kerusakan tulang rawan artikular dan terjadi pembentukan tulang baru pada permukaan sendi, menyebabkan kelemahan otot serta tendon yang dapat membatasi gerakan dapat menyebabkan rasa sakit. Latihan yang diberikan untuk meningkatkan lingkup gerak sendi antara lain quadriceps setting exercise dan progressive resistance exercise. Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian quadriceps setting exercise dan perogressive resistance exercise terhadap peningkatan lingkup gerak sendi osteoarthritis knee. Metode : Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan pre and post two group design. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien osteoarthritis di RS Condong Catur Sleman, jumlah sampel sebanyak 24 orang yang terbagi menjadi 2 kelompok, kelompok I (n=12) diberikan quadriceps setting exercise. Sedangkan kelompok II (n=12) diberikan progressive resistance exercise. Kedua kelompok diberikan latihan selama 4 minggu dengan 2 kali pertemuan dalam satu minggu. Lingkup gerak sendi diukur dengan goniometer. Hasil : Hasil penelitian menggunakan paired t-test pada kelompok I dan kelompok II p=0,000 dimana (p=0,05) yang berarti ada pengaruh pemberian quadriceps setting exercise dan progressive resistance exercise terhadap peningkatan lingkup gerak sendi osteoarthritis knee. Hasil independent sampel t-test pada kedua kelompok sesudah perlakuan menunjukan p=0,070 (p>0,05) yang berarti tidak ada perbedaan pengaruhyang signifikan antara dua kelompok. Simpulan : Tidak ada perbedaan pengarus quadriceps setting exercise dan progressive resistance exercise dalam meningkatkan lingkup gerak sendi osteoarthritis knee. Saran : Diharapkan peneliti selanjutnya agar melakukan pengukuran yang lebih teliti.} }