@thesis{thesis, author={Erik Alwin Syafira 1910301156 and Shofhal Jamil S.Ft. and Tyas Ratna Sari N S}, title ={Perbedaan pengaruh wobble board exersice dan theraband exersice dalam meningkatkan keseimbangan dinamis pada atlet sepak bola dengan chronic sprain ankle}, year={2023}, url={http://digilib.unisayogya.ac.id/6888/}, abstract={Latar Belakang: Dunia olahraga saat ini berkembang pesat. Contoh olahraga yang berkembang pesat saat ini adalah sepak bola. Resiko cedera olahraga juga banyak terjadi pada pemain sepak bola seperti sprain ankle, dan keseimbangan diperlukan untuk menurunkan resiko cedera tersebut. Pemain sepakbola bila sudah mengalami cedera akan kesulitan dalam melakukan latihan dengan maksimal bahkan latihan dengan intensitas yang tinggi. Sehingga dapat membuat performa atlet menurun. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui perbedaan pengaruh wobble board exercise dan theraband exercise dalam meningkatkan keseimbangan dinamis pada atlet sepakbola dengan chronic sprain ankle. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimental dan rancangan penelitian yang digunakan adalah two group pretest-posttest design. Responden adalah atlet SSB Indonesia Muda Jogja yang mengalami cedera chronic sprain ankle yang berjumlah 22 orang responden, dipilih secara purposive sampling. Kelompok 1 diberikan wobble board exercise dan kelompok 2 diberikan theraband exercise dengan perlakuan dalam waktu 6 minggu dengan frekuensi 2 kali setiap minggu. Pengukuran pada penelitian ini menggunakan BESS, pengukuran dilakukan sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan. Hasil: Kelompok I dan II di uji dengan paired sample t-test menunjukkan hasil nilai p=0,000 (p<0,05), pada uji beda dengan independent sample t-test menunjukkan hasil p=0,806 (p>0,05). Kesimpulan: Tidak ada perbedaan pengaruh wobble exercisedengan theraband exercise terhadap keseimbangan dinamis pada atlet sepakbola dengan chronic sprain ankle. Saran: Pada peneliti selanjutnya diharapkan melakukan penelitian dengan alat ukur yang berbeda, dan diharapkan obyek penelitian dapat diperluas.} }