@thesis{thesis, author={Dika Rizki Imania SST.FT. and Nila Ayu Nurazizah 1910301150 and Sri Lestari S.ST.}, title ={Hubungan antara sikap kerja berdiri terhadap kelelahan kerja dan nyeri otot gastrocnemius pada karyawan pengolahan susu kambing di Turi Yogyakarta}, year={2023}, url={http://digilib.unisayogya.ac.id/6997/}, abstract={Latar Belakang: Sikap kerja yang sering dilakukan oleh manusia dalam melakukan pekerjaan antara lain duduk, berdiri, membungkuk, jongkok, berjalan dan lain-lain. Sikap kerja tersebut dilakukan tergantung dari kondisi dalam sistem kerja yang ada dapat menimbulkan kelelahan kerja sdapat menurunkan efisiensi, performa kerja dan nyeri otot gastrocnemius biasanya timbul nyeri di daerah betis. Tujuan: Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap kerja berdiri terhadap kelelahan kerja dan nyeri otot gastrocnemius pada karyawan pengolahan susu kambing di Turi Yogyakarta. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional dengan teknik Purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dari rumus Slovin yaitu 60 orang. Alat ukur instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner Fatigue Assesment Scale, Rapid Entire Body Assesment, dan pengukuran Visual Analogue Scale. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik mayoritas responden berumur 51-60 tahun, masa kerja mayoritas 1-5 tahun, sikap kerja berdiri kategori sedang sebanyak 32 orang (53.3%), mengalami kelelahan kerja sebanyak 53 orang (88.3%), nyeri otot gastrocnemius kategori nyeri sedang sebanyak 24 orang (40.0%), ada hubungan antara sikap kerja berdiri terhadap kelelahan kerja pada karyawan pengolahan susu kambing di Turi Yogyakarta (p=0,039), ada hubungan antara sikap kerja berdiri terhadap nyeri otot gastrocnemius pada karyawan pengolahan susu kambing di Turi Yogyakarta (0,021). Simpulan: Ada hubungan antara sikap kerja berdiri terhadap kelelahan kerja dan nyeri otot gastrocnemius pada karyawan pengolahan susu kambing di Turi Yogyakarta. Saran: Bagi karyawan pengolahan susu kambing di Turi Yogyakarta untuk mengurangi sikap kerja berdiri terlalu lama, kelelahan kerja dan nyeri otot gastrocnemius di sarankan 30 menit atau 1 jam sekali melakukan peregangan.} }