@thesis{thesis, author={Maulidah S.Kep and Nabila Nur Amalia 1911604108 and Tri Hapsari Listyaningrum S. ST.}, title ={Faktor-faktor yang berhubungan dengan pencapaian bromage score pada pasien post op spinal anestesi di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta}, year={2023}, url={http://digilib.unisayogya.ac.id/7026/}, abstract={Latar Belakang: Bromage score merupakan kriteria penilaian yang digunakan untuk mengukur kesadaran post spinal anestesi dengan skor penilaian telah mencapai 2 maka pasien dinyatakan pulih dari kesadaran. Beberapa faktor yang mempengaruhi meliputi status fisik ASA, usia, jenis kelamin, dan posisi pembedahan. Tujuan: Mengetahui adanya hubungan faktor yang berhubungan dengan pencapaian bromage score pada pasien post op spinal anestesi di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan pendekatan case control.Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 62 sampel. Hasil: Terdapat hasil pencapaian bromage score dengan status fisik ASA I sebanyak 8 sampel (47,1%) dan ASA II sebanyak 2 sampel (4,3%). Hasil pencapaian bromage score pada usia < 35 tahun sebanyak 9 sampel (19,1%) dan usia > 35 tahun sebanyak 1 sampel (2,1%). Pasien jenis kelamin laki-laki didapatkan 29 sampel yang belum mencapai skor (61,7%) dan 5 sampel yang mencapai skor (10,6%). Pasien dengan jenis kelamin perempuan didapatkan 23 sampel yang belum mencapai skor (48,9%) dan 5 sampel yang mencapai skor (10,6%). Pada posisi pembedahan supine didapatkan 31 sampel yang belum mencapai skor (66,0%) dan 8 sampel yang mencapai skor (17,0%). Posisi pembedahan dengan litotomi didapatkan 22 sampel yang belum mencapai skor (46,8%) dan 1 sampel yang mencapai skor (2,1%). Berdasarkan uji spearman rank pada status fisik ASA dan usia, keduanya didapatkan hasil 0,000 < 0,05 yang berarti ada hubungan yang signifikan terhadap pencapaian bromage score. Hubungan faktor jenis kelamin didapatkan hasil 0,743 > 0,05 tidak ada hubungan yang signifikan. Hubungan faktor posisi pembedahan didapatkan hasil 0,434 > 0,05 tidak ada hubungan yang signifikan. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor status fisik ASA dan usia dalam pencapaian bromage score. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dan posisi pembedahan. Saran: Hasil penelitian ini diharapkan sebagai evaluasi dan masukan bagi rumah sakit untuk dijadikan sarana dalam pelayanan serta strategi dalam memantau pencapaian bromage score.} }