@thesis{thesis, author={WIJAYA ANTHONY FERNANDUS }, title ={PENGARUH PENGGUNAAN ASPAL MODIFIKASI STARBIT E-55 DENGAN BAHAN TAMBAH POLIPROPILENA TERHADAP PARAMETER MARSHALL DAN DURABILITAS CAMPURAN PADA LAPISAN BINDER COURSE}, year={2016}, url={http://e-journal.uajy.ac.id/10983/}, abstract={Kerusakan-kerusakan yang dapat terjadi pada perkerasan jalan akan sangat memungkinkan pengurangan umur rencana atau masa layanan jalan. Pemakaian bahan aditif ke dalam campuran aspal panas saat ini telah banyak digunakan dengan maksud untuk meningkatkan stabilitas dan umur layanan jalan. Spesifikasi Bina Marga 2010 revisi 3 mensyaratkan penambahan banyak hal untuk mencapai hasil konstruksi perkerasan jalan yang baik. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian tentang penggunaan aspal modifikasi starbit E-55 dengan bahan tambah polipropilena terhadap parameter marshall dan durabilitas campuran pada campuran Asphalt Concrete ? Binder Course. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh pencampuran bahan-bahan perkerasan jalan diatas pada lama perendaman 1 dan 2 hari. Penelitian ini dilakukan dengan 4 variasi benda uji. 2 variasi pembanding (normal) dan 2 variasi inovasi. Variasinya adallah Campuran aspal Pertamina 60/70 perendaman 1 hari, campuran aspal Pertamina 60/70 perendaman 2 hari, campuran starbit perendaman 1 hari, dan campuran starbit perendaman 2 hari. Pada masing-masing variasi digunakan aspal dengan kadar 4,5%, 5%, 5,5%, 6%, 6,5%. Pencampuran bahan tambah yang digunakan pada campuran starbit adalah polipropilena dan semen sebagi filler. Hasil pengujian Marshall menunjukkan bahwa nilai parameter marshall untuk keempat variasi cukup baik, walaupun ada beberapa benda uji yang tidak memenuhi syarat. Benda uji inovasi campuran starbit dengan bahan tambah polipropilena mempunyai angka yang lebih baik daripada aspal Pertamina 60/70 dan mempunyai angka durabilitas yang memenuhi syarat pada variasi perendaman 2 hari. Variasi Aspal Pertamina perendaman 1 hari memiliki kadar aspal optimum 5 ? 5,5 % dan 6,5 %, variasi Aspal Pertamina perendaman 2 hari memiliki kadar aspal optimum 5 ? 5,5 %, variasi starbit perendaman 1 hari memiliki kadar aspal optimum 5 ? 6 % dan variasi starbit perendaman 2 hari memiliki kadar aspal optimum 5 ? 6 %. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan, penggunaan aspal starbit E-55 mempunyai nilai yang sangat baik dan dapat mencapai nilai marshall dan durabilitas yang diharapkan pada penelitian ini. Penilitian ini masih dapat dilanjutkan dan sangat direkomendasikan untuk dilanjutkan karena masih banyak parameterparameter lain yang dapat dikaji} }