@thesis{thesis, author={PUTRA AGUNG PRAMANA }, title ={FAKTOR–FAKTOR WASTE KERJA DAN PENGARUHNYA TERHADAP BIAYA KONSTRUKSI}, year={2014}, url={http://e-journal.uajy.ac.id/7035/}, abstract={Satu ciri industri jasa konstruksi di negara berkembang seperti Indonesia adalah penggunaan sumber daya manusia yang lebih intensif dibandingkan pemanfaatan teknologi, hal ini bertujuan untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih besar. Dalam hal pelaksanaan proyek konstruksi produktivitas akan optimal bila ada perpaduan yang baik antara sumber daya yang tersedia dengan manajemen yang terkendali. Sebaliknya produktivitas akan menurun bila tidak ada perpaduan yang baik antara sumber daya yang tersedia denganmanajemen yang terkendali. Hal inilah yang mengakibatkantimbulnya waste tenaga kerja dalam suatu proyek konstruksi. Data penelitian dikumpulkan dari kontraktor yang ada di wilayah Kota Yogyakarta dan sekitarnya.Metode analisis deskriftif di gunakan untuk mengetahui faktor-faktor waste tenaga kerja dan biaya konstruksi.Metode analisis linear berganda di gunakan untuk mengetahui pengaruh dari faktor-faktor waste tenaga kerja terhadap biaya konstruksi. Berdasarkan data penelitian analisis dan pembahasan dapat ditarik beberapa kesimpulan, yaitu sebagai berikut Faktor-faktor waste tenaga kerja yang sering terjadi dalam proyek konstruksi adalah material (19,1%), perlatalatn(17,6%), teknis(13,2%) dan perilaku(14,7%).Dampak tertinggi dari faktor-faktor waste tenaga kerja terhadap proses pelaksanaan proyek konstruksi adalah material (3,29) kemudian diikuti perilaku (3,23), peralatan (3,22) dan terakhir teknis (3,15).Faktor waste tenaga kerja yang berpengaruh terhadap pembiayaan suatu proyek konstruksi adalah material (p = 0,014), peralatan (p=0,007), teknis (0,013) danperilaku (0,003).} }