@thesis{thesis, author={Hadinata Gerardus Danny Yustian }, title ={OPTIMASI VARIASI SUHU DAN WAKTU EKSTRAKSI EKSTRAK DAUN KEDONDONG (Spondias dulcis) TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN}, year={2015}, url={http://e-journal.uajy.ac.id/7915/}, abstract={Telah dilakukan penelitian yang berjudul ?Optimasi Variasi Suhu Ekstraksi dan Waktu Ekstraksi Ekstrak Daun Kedondong (Spondias dulcis) terhadap Aktivitas Antioksidan?. Potensi antioksidan secara kimia dibuktikan menggunakan uji kandungan total fenolik dan uji aktivitas antioksidan dan potensi antioksidan secara biologi dibuktikan menggunakan uji kolestrol total darah pada tikus putih (Rattus novergicus) galur Sprague Dawley jantan. Penelitian diawali dengan fase ekstraksi menggunakan etanol PA dengan variasi suhu ekstraksi yaitu 40, 50, dan 60 0C dan waktu ekstraksi yaitu 60, 90, dan 120 menit kemudian dilanjutkan dengan fase maserasi. Setelah maserasi, dilanjutkan dengan pengujian kandungan total fenolik dan aktivitas antioksidan, kemudian ekstrak daun kedondong diaplikasikan untuk menurunkan kadar kolestrol total darah tikus putih galur Sprague Dawley yang telah dicekoki minyak babi.Optimasi variasi suhu ekstraksi dan waktu ekstraksi yang paling optimum pada uji kandungan total fenolik adalah pada suhu 40 0C selama 90 menit yaitu 428,16 GAE/ g bahan, sedangkan optimasi variasi suhu ekstraksi dan waktu ekstraksi yang paling optimum pada uji aktivitas antioksidan adalah pada suhu 50 0C selama 60 menit yaitu 79,71 %. Kolestrol total darah tikus putih tidak mengalami peningkatan yang signifikan ketika diberi perlakuan pakan minyak babi maupun pakan ekstrak daun kedondong.} }