@thesis{thesis, author={Ratri Bernadetta Galuh Sekar}, title ={STUDI MENGENAI KECERDASAN EMOSIONAL DAN PERANAN KEPEMIMPINAN MANAJER PROYEK KONSTRUKSI DI JAKARTA}, year={2011}, url={http://e-journal.uajy.ac.id/902/}, abstract={Indonesia merupakan Negara berkembang yang sedang marak dengan pembangunannya. Proyek konstruksi merupakan suatu industri yang melibatkan kerjasama yang baik dalam suatu organisasi. Dalam setiap kelompok kerja terdiri dari banyak anggota yang memiliki karakter dan ciri masing ? masing. Oleh karena itu kehadiran seorang pemimpin dalam mengarahkan kemampuan tiap anggota kelompok memiliki arti yang sangat penting. Seorang pemimpin, atau dalam organisasi proyek konstruksi disebut sebagai manajer proyek. Dimana manajer proyek adalah orang yang memiliki tingkat tanggung jawab paling tinggi dalam kesuksesan atau kegagalan suatu proyek. Kemampuan yang dimiliki oleh seorang manajer proyek di dalam sebuah organisasi dan profesi konstruksi bukan hanya perlu mengembangkan rational intelligence yaitu model pemahaman terhadap pekerjaan saja, melainkan juga perlu mengembangkan emotional intelligence dalam menjalankan peranan di lingkungan kerjanya. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan penyebaran kuesioner, dengan menggunakan analisis mean, standar deviasi serta korelasi pearson dan dilakukan pada perusahaan konstruksi di wilayah Jakarta. Penulis bermaksud mengetahui dimensi kecerdasan emosional yang paling kuat tingkatannya dalam diri manajer proyek, peranan kepemimpinan yang paling sering dilakukan oleh manajer proyek dan untuk mengetahui hubungan masing ? masing dimensi kecerdasan emosional terhadap peranan kepemimpinan manajer proyek konstruksi. Hasil analisis dari mean, standar deviasi dan korelasi pearson menunjukkan bahwa kecerdasan emosional yang paling kuat tingkatannya dalam diri manajer proyek adalah dimensi kemampuan social (social skill), dan untuk peranan kepemimpinan yang paling sering dilakukan oleh manajer proyek adalah peranan kepemimpinan organizing, sedangkan dimensi kecerdasan emosional dan peranan kepemimpinan terdapat hubungan yang positif dengan tingkat hubungan yang cukup berarti. } }