@thesis{thesis, author={FITRIYANI LAELI AKTI}, title ={PENGARUH RUTINITAS DZIKIR TERHADAP SPIRITUAL WELLBEING PADA PASIEN HEMODIALISA DI RSUD WATES KULON PROGO YOGYAKARTA}, year={2019}, url={http://elibrary.almaata.ac.id/1496/}, abstract={Latar Belakang: Penyakit Ginjal Kronik atau PGK merupakan masalah kesehatan masyarakat yang menyeluruh dan dapat menyebabkan prognosis yang buruk. Tahun 2014 terdapat 28.882 penderita PGK di Indonesia yang meningkat 10% tiap tahunnya. Hemodialisa merupakan terapi yang digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien, upaya lain unuk meningkakan kualitas hidup pasien adalah dengan meningkatkan Spiritual Well-Being pasien. Rutinitas melakukan dzikir dapat dijadikan salah satu alternatif untuk meningkatkan Spiritual Well-Being pada pasien PGK yang menjalani HD. Tujuan : Mengetahui pengaruh rutinitas dzikir terhadap Spiritual Well-Being pada pasien hemodialisa. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian pra eksperimental dengan rancangan onegroup pre-test and post-test design. Responden dalam penelitian ini berjumlah 41 orang dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Uji analisa menggunakan Paired Sample T-Test. Hasil : Hasil rata-rata Spiritual Well-Being pada pasien hemodialisa sebelum dilakukan intervensi memiliki nilai 65,95, sedangkan hasil rata-rata Spiritual Well-Being setelah dilakukan intervensi memiliki nilai 101,02 sehingga memiliki perbedaan nilai 35,073. Hasil uji analisia data menggunakan Paired Sample T-Test mendapatkan hasil adanya pengaruh rutinitas dzikir terhdap Spiritual Well-Being pada pasien hemodialisa dengan nilai p=0,000<0,05. Simpulan : Ada pengaruh rutinitas dzikir terhadap Spiritual Well-Being pada pasien hemodialisa di RSUD Wates Kulon Progo Yogyakara. Kata Kunci : Hemodialisa, Spiritual Well-Being, Dzikir} }