@thesis{thesis, author={HASANAH UMI}, title ={HUBUNGAN ANTARA ASUPAN KALSUM DAN MAGNESIUM DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PASIEN RAWAT JALAN RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL YOGYAKARTA}, year={2016}, url={http://elibrary.almaata.ac.id/175/}, abstract={Latar Belakang : Hipertensi masih menjadi permasalahan kesehatan yang besar di Indonesia. Di Indonesia pada tahun 2013 prevalensi hipertensi sebanyak 28,5 %, dan di Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 25,7%. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hipertensi, sebagian tidak dapat dihindari seperti bertambahnya usia dan jenis kelamin, tetapi sebagian dapat seperti gaya hidup (lifestyle) yang sangat erat kaitannya dengan gizi seperti kekurangan asupan kalsium dan magnesium. Kalsium dapat mempengaruhi tekanan darah karena menghambat efek dari asupan garam NaCI yang tinggi pada tekanan darah. Sedangkan apabila kurang magnesium maka dapat meningkatkan kadar natrium intraseluler dan menurunkan kadar kalium intraseluler. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara asupan kalsium dan magnesium dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien Rawat Jalan di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta. Metode : Jenis penelitian observasional dengan rancangan case-control. Penelitian dilaksanakan pada bulan februari 2016 dan populasi penelitian pasien Rawat Jalan RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta. Sampel Kasus adalah pasien rawat jalan usia 30 ? 60 tahun dengan diagnosa hipertensi. Kontrol adalah pasien rawat jalan usia 30 ? 60 tahun yang tidak hipertensi. Jumlah sampel 45 pasien dengan perbandingan kasus kontrol 1:1, sehingga total sampel 90 pasien dengan 45 pasien hipertensi dan 45 pasien tidak hipertensi. Cara pemilihan sampel dengan cara non random sampling (by purposive sampling). Variabel terikat adalah hipertensi dan variabel bebas adalah asupan kalsium dan magnesium. Instrumen yang digunakan Formulir Food Frequency Questionary (FFQ) di ambil dengan cara wawancara. Analisis data menggunakan analisis univariat (deskriptif) dengan menggunakan program SPSS versi 19 dan bivariat (uji chi-square). Hasil : Analisis bivariat menunjukan asupan kalsium (p =0,827; OR=0,909; CI 95% = 0,385 ? 2,143) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi. Sedangkan asupan magnesium (p=0,035; OR=2,471; CI 95%= 1,058 ? 5,768) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi. Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara magnesium dengan kejadian hipertensi. Namun asupan kalsium tidak berhasil membuktikan hubungan dengan kejadian hipertensi. Kata Kunci : Hipertensi, Asupan Kalsium dan Magnesium.} }