@thesis{thesis, author={MUJITO MAHYUDDIN}, title ={HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN ADL (ACTIVITY DAILY LIVING) PADA LANSIA USIA 60-74 TAHUN DI DUSUN NGENTAK DESA ARGOREJO SEDAYU BANTUL YOGYAKARTA}, year={2015}, url={http://elibrary.almaata.ac.id/209/}, abstract={Latar Belakang: Peningkatan populasi lansia di Indonesia diiringi dengan meningkatnya berbagai masalah kesehatan dan berbagai penyakit yang khas, salah satunya berpengaruh pada aspek mental lansia. Masalah psikologis merupakan masalah yang utama pada lansia. Perubahan psikologis pada lansia mengakibatkan gangguan konsep diri. Gangguan Konsep diri pada lansia dapat mempengaruhi persepsi lansia sehingga tidak terpenuhinya kebutuhan dasar sehari-hari biasa dikenal dengan ADL (Activity Daily Living). Tujuan: Mengetahui hubungan antara konsep diri dengan pemenuhan kebutuhan ADL pada lansia usia 60-74 tahun di Dusun Ngentak Desa Argorejo Sedayu Bantul Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional study. Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling, jumlah sampel sebanyak 37 orang. Analisis data menggunakan uji spearmen rank. Hasil: Berdasarkan karakteristik responden mayoritas lansia perempuan (59,5%), bekerja sebagai petani (40,5%), tidak berpendidikan (40,5%), memiliki konsep diri yang positif (89,2%) dan kemampuan ADL mandiri (86,5%). Tabel silang antara variabel konsep diri dan ADL didapatkan nilai (p = 0,00). Perubahan konsep diri lansia dapat menyebabkan ketidakmampuan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara konsep diri dengan ADL (p <0,00) pada lansia usia 60-74 tahun. Lansia hendaknya berusaha lebih aktif dan mandiri dalam melakukan aktivitas sehari-hari sehingga terbentuk konsep diri yang positif pada lansia. Kata Kunci : Lansia, Konsep Diri, ADL} }