@thesis{thesis, author={Ramadanti Noer Alda}, title ={HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALIMANGGIS KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2020}, year={2020}, url={http://elibrary.almaata.ac.id/2147/}, abstract={Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit metabolik yang terjadi akibat tubuh tidak bisa menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Prevalensi diabetes melitus pada tahun 2018 di Puskesmas Kalimanggis menepati urutan ke 3 dari 37 Puskesmas yang ada di Kabupaten Kuningan dengan prevalensi sebesar 56,1%. Aktivitas fisik berperan utama dalam pengaturan kadar gula darah. Pada saat melakukan aktivitas fisik, sensitivitas insulin meningkat, namun resistensi insulin akan berkurang, hal ini mengakibatkan kebutuhan insulin pada DM tipe 2 akan berkurang. Pada penderita diabetes melitus intensitas dalam melakukan aktivitas fisik berpengaruh terhadap kadar glukosa darah. Tujuan: Mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Kalimanggis Kabupaten Kuningan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian penderita diabetes melitus tipe 2 berjumlah 44 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi diperoleh dengan teknik non probability sampling dengan jenis purposive sampling. Data aktivitas fisik diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan kadar gula darah diukur dengan menggunakan glucometer. Teknik analisis data hubungan aktivitas fisik dan gula darah sewaktu diukur menggunakan uji chisquare menggunakan fisher exact test dengan software SPSS 16.0. Hasil: Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan pada aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Kalimanggis dengan nilai p-value 0,001 (<0,05). Kesimpulan: Sebagian besar memiliki aktivitas fisik sedang dan kadar gula darah tidak terkontrol. Sehingga terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah. Kata Kunci: aktivitas fisik, diabetes melitus, kadar gula darah} }