@thesis{thesis, author={Maulida Siti Mayasari}, title ={Maya Angelou Dan Rita Johnson Pada Novel Gather Together In My Name: Sebuah Kajian Autobiografis}, year={2018}, url={http://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/158/}, abstract={Sebagai seorang perempuan kulit hitam yang lahir di Missouri, Amerika Serikat pada tahun 1920an, Angelou tidak hanya memahami melainkan juga mengalami kondisi yang memprihatinkan dari rasisme. Perjalanannya berpindah tempat tinggal dari satu negara bagian ke negara bagian lainnya di Amerika tidak membuat hidupnya lebih baik. Fakta bahwa dirinya adalah seorang perempuan dan berkulit hitam semakin memperburuk kondisinya. Melalui sebuah novel “Gather Together in My Name”, Angelou memaparkan perjalanan hidupnya mengenai diskriminasi yang terjadi di Amerika Serikat di masa mudanya. Kajian ini dimaksudkan untuk menganalisis permasalahan diskriminasi ras yang dialami Angelou melalui tokoh Rita Johnson sehingga memengaruhinya sebagai seorang individu. Dengan demikian, kajian ini menggunakan pendekatan autobiografis dari Miller (2003) serta strukturalisme genetik dari Goldmann (1988) dalam wacana poskolonial. Berdasarkan analisis yang dilakukan, kajian ini memaparkan bahwa penulis dan tokoh pada novel autibiografis tidak dapat dipisahkan dalam sebuah wacana poskolonial. Hal ini disebabkan adanya deskripsi “self” dalam narasi sehingga menunjukkan kemunculan dua suara dengan satu jiwa.} }