@thesis{thesis, author={Syarifudin Frisila Agvi Nurhusna}, title ={Modal Simbolis Miranda Priestly Dalam Industri Fesyen Pada Novel The Devil Wears Prada Karya Lauren Weisberger}, year={2018}, url={http://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/167/}, abstract={Penelitian ini menggunakan novel karya Lauren Weisberger berjudul The Devil Wears Prada (2003) untuk membahas isu modal simbolis melalui karakter Miranda Priestly. Dalam penelitian ini, teori yang digunakan adalah teori habitus oleh Bourdieu dalam Maton (2008) dan teori modal dari Pierre Bourdieu (1977) yang berfokus pada isu modal simbolis. Penelitian ini berfokus pada modal simbolis yang dimiliki oleh Miranda dan pengaruh dari modal simbolis tersebut di industri fesyen sebagai habitusnya. Adapun teori lain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori watak dan perwatakan oleh Minderop (2005). Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis dari modal simbolis yang dimiliki Miranda serta mengetahui cara modal simbolis tersebut mempengaruhi industri fesyen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode deskriptif dengan maksud melukiskan kejadian atas peristiwa tertentu melalui fakta-fakta dan diiringi dengan pengambilan kesimpulan. Berdasarkan analisis data yang terdapat dalam penelitian ini, modal simbolis dapat berupa materi, reputasi, dan status yang kemudian memberi keuntungan imbal balik bagi Miranda untuk membuatnya berpengaruh termasuk memberi keuntungan bagi industri fesyen itu sendiri.} }