@thesis{thesis, author={Nova Asti Adinda}, title ={Self-Disclosure Ibu Tunggal Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus (Studi Fenomenologi Mengenai Self-Disclosure Ibu Tunggal Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus Di Kota Bandung)}, year={2019}, url={http://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/2348/}, abstract={Tujuan penelitian ini bermaksud untuk mengetahui motif dan pengalaman komunikasi pengungkapan diri atau self-disclosure yang dilakukan oleh ibu tunggal yang memiliki anak berkebutuhan khusus di kota Bandung. Penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi yang peneliti ikut langsung dalam kegiatan yang dilakukan ibu tunggal yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah wawancara, observasi partisipan, studi pustaka, dan penelusuran online. Informan penelitian yang digunakan pada penelitian ini berjumlah enam orang, teknik yang digunakan untuk menentukan informan yaitu purposive sampling dan snowball sampling. Hasil yang di dapat dari penelitian mengenai ibu tunggal yang memiliki anak berkebutuhan khusus mengenai pengungkapan dirinya motif yang digunakan oleh ibu tunggal yang memiliki anak berkebutuhan khusus meliputi kebutuhan sosialisasi, kenyamanan dengan lingkungan, situasi yang mendesak, dan motif kebebasan diri. Pengalaman komunikasi yang dialami oleh ibu tunggal yang memiliki anak berkebutuhan khusus yaitu penerimaan di kalangan masyarakat dan penolakan di kalangan masyarakat. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian kali ini yaitu pengungkapan diri yang dilakukan oleh ibu tunggal yang memiliki anak berkebutuhan khusus ini terdapat motif karena masa lalu dan masa yang akan datang dalam proses pengungkapan dirinya sebagai ibu tunggal yang memiliki anak berkebutuhan khusus di Kota Bandung. Pengalaman komunikasi yang didapatkan oleh ibu tunggal yang memiliki anak berkebutuhan khusus terbagi menjadi dua yaitu pengalaman penerimaan dan pengalaman penolakan. Saran dan masukan peneliti untuk ibu tunggal yang memiliki anak berkebutuhan khusus untuk selalu terus percaya pada dirinya dan jangan malu untuk mengungkapkan status dan kondisi anaknya di masyarakat.} }