@thesis{thesis, author={Sukarsa Rifki Adam Maulana}, title ={Analisis Dampak Pengaturan Petugas Tidak Resmi Terhadap Kinerja Simpang Tipe T322 (Studi Kasus : Simpang KPAD, Gegerkalong, Bandung)}, year={2019}, url={http://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/2514/}, abstract={Volume lalu lintas adalah jumlah kendaraan yang melewati suatu penampang tertentu pada suatu ruas jalan tertentu dalam satuan waktu tertentu. Kemacetan terjadi karena volume kendaraan yang melebihi kapasitas dari jalan yang dilewatinya. Kemacetan sering terjadi pada persimpangan, terutama pada simpang tak bersinyal. Di Indonesia terdapat fenomena pengaturan persimpangan jalan diatur oleh petugas tidak resmi atau biasa disebut “Pak Ogah”, untuk memperlancar arus lalu lintas. Hal ini dipicu karena kurangnya petugas resmi yang bertugas, misalnya Polisi atau petugas dari Dinas Perhubungan. Pada studi ini dilakukan analisi menggunakan metode PKJI 2014 dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh petugas tidak resmi (Pak Ogah) terhadap kinerja simpang tiga tak bersinyal dan membandingkan kinerja simpang saat tidak ada petugas tidak resmi (Pak Ogah). Dilakukan survey dan pengambilan data pada dua kondisi, yaitu saat arus lalu lintas diatur oleh petugas tidak resmi(Pak Ogah) dan tanpa pengaturan. Dari hasil analisis didapatkan nilai kapasitas (C), Derajat Kejenuhan (DJ), Tundaan (T), dan Peluang Antrian(PA). Didapatkan hasil bahwa pengaturan oleh petugas tidak resmi menyebabkan kemacetan dan kepadatan pada simpang dibandingkan tidak ada pengaturan pada simpang.} }