@thesis{thesis, author={Sirait Hermina}, title ={Pola Komunikasi Jarak Jauh Antara Orang Tua Dan Anak Melalui Media Whatsapp Dalam Menjaga Hubungan Keluarga Yang Harmonis}, year={2020}, url={http://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/3476/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Pola Komunikasi Orang Tua dan Anak melalui Media WhatsApp dalam Menjaga Hubungan Keluarga Yang Harmonis. Penelitian ini membahas tentang pola komunikasi dilihat dari proses dan hambatan komunikasi. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi deskriptif. Jumlah informan penelitian terhitung sebanyak 6 orang yang terdiri dari 3 orang informan kunci dan 3 orang informan pendukung dimana pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, dokumentasi, studi pustaka dan penelurusan data online. Teknik analisis data dengan reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah proses komunikasi dari ketiga keluarga yang diteliti sudah harmonis karena adanya proses komunikasi tahap sekunder melalui media WhatsApp seperti fitur chat voice note, voice call, dan video call dalam berkomunikasi yang dilakukan secara rutin yaitu 2-3 kali seminggu. Hambatan komunikasi dari ketiga keluarga yang menjalani komunikasi jarak jauh ini yaitu hamban internal seperti kurang jelasnya pendengaran orang tua saat berkomunikasi jarak jauh dengan media WhatsApp saat voice call, dan di hambatan eksternal yaitu jaringan yang tidak stabil, kebisingan dari lingkungan, Miskomunikasi saat jaringan terputus dan kesalahpahaman dalam menafsirkan pesan. Dengan adanya hambatan tersebut tidak memudarkan keharmonisan dalam ketiga keluarga ini karena ketika terjadi kesalahpahaman langsung memberikan penjelasan dan selalu membangun komunikasi yang baik sehingga hubungan keluarga tetap berjalan harmonis meskipun dalam komunikasi jarak jauh. Kesimpulan penelitian dapat disimpulkan pola komunikasi jarak jauh antara orang tua dan anak melalui media WhatsApp pada mahasiswa Universitas Komputer Indonesia Adanya komunikasi secara Sekunder : Penggunaan media WhatsApp seperti fitur chat, voice note, voice call, dan video call dalam berkomunikasi, seperti komunikasi antara orang tua dan anak yang dilakukan secara rutin 2-3 kali perminggu, respon orang tua sama saat bertatap muka positif dan terbuka saat berkomunikasi, Ekspresi orang tua saat anak bercerita selalu memberikan semangat dan nasihat, Orang tua dan anak saling menanyakan kabar dan melakukan sharing bersama. Lalu Hambatan komunikasi jarak jauh antara orang tua dan anak melalui media WhatsApp dalam menjaga hubungan keluarga yang harmonis pada Mahasiswa Universitas Komputer Indonesia terdapat hambatan internal maupun eksternal. Hambatan internal yang dialami dalam komunikasi jarak jauh adalah kurang jelasnya pendengaran orang tua saat berkomunikasi jarak jauh dengan media WhatsApp saat melakukan voice call. Hambatan eksternal adalah ketika sinyal tidak stabil dan tidak mendukung, kurang jelasnya pendengaran dikarenakan pesan yang disampaikan terganggu oleh sinyal dan faktor lingkungan seperti kebisingan saat berada diluar yang seringkali membuat komunikasi antara orang tua dan anak terjadi kesalahpahaman dalam menafsirkan pesan dalam komunikasi jarak jauh. Saran untuk selalu membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan anak terutama dalam hubungan dan komunikasi jarak jauh agar terciptanya proses komunikasi yang efektif dan keluarga yang harmonis. Saran bagi peneliti selanjutnya akan melakukan penelitian, disarankan untuk mencari dan membaca referensi lain lebih banyak lagi sehingga penelitian selanjutnya akan lebih baik dan sesuai keinginan tentunya untuk memperoleh sebuah ilmu pengetahuan.} }