@thesis{thesis, author={Jelita Jelita}, title ={Konsep Diri Remaja Hamil Pranikah Anggota Yayasan Rumah Tumbuh Harapan Bandung}, year={2020}, url={http://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/3481/}, abstract={Penelitian dimaksudkan untuk mendeskripsikan Konsep Diri Remaja Hamil Pranikah Anggota Yayasan Rumah Tumbuh Harapan Bandung dalam Menghadapi Pandangan Masyarakat. Penelitian menggunakan dua sub fokus yaitu pandangan dan perasaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Wawancara mendalam, observasi non partisipan, dokumentasi dan studi pustaka adalah teknik pengumpulan data. Informan berjumlah 5 orang diperoleh dengan teknik snowball sampling terdiri dari 2 informan kunci dan 3 informan pendukung. Uji keabsahan data adalah perpanjangan pengamatan, meningkatan ketekunan, triangulasi, membercheck dan diskusi teman sejawat. Teknik analisa data yang dilakukan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Pandangan remaja hamil pranikah anggota Yayasan Ruth adalah penyesalan diri karena telah mengecewakan orang tua serta menutup diri untuk berinteraksi kembali dengan orang terdekat namun remaja tidak menyalahkan pandangan negatif, menerima resiko serta pembuktian dengan perilaku yang baik. Peran yang dilakukan Yayasan Ruth seperti memberikan konseling dan support system agar remaja percaya bahwa masih memiliki masa depan. 2) Perasaan remaja hamil pranikah anggota Yayasan Ruth adalah sedih dan kecewa karena telah kehilangan kepercayaan dan harapan atas masa depannya, keduanya mulai memberikan penilaian buruk, namun perasaan itu hilang karena remaja mampu menerima diri dan berusaha melewati berbagai tekanan. Kesimpulan adalah konsep diri remaja hamil pranikah di Yayasan Ruth cenderung negatif namun para remaja tersebut percaya akan bangkit dan memperoleh kehidupan yang baik. Saran dari peneliti agar keluarga memberikan pemahaman atau pendidikan seksual mengingat di Indonesia, hal tersebut merupakan hal yang tabu dan pendidikan parenting untuk mengawasi pergaulan anak.} }