@thesis{thesis, author={Shafira Naila}, title ={Fungsi Ujaran Tokoh Sheldon Cooper Dalam Serial Tv Young Sheldon Season 1 Episode 2: Kajian Linguistik Fungsional Sistemik}, year={2020}, url={http://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/3925/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan fungsi ujaran yang disampaikan dengan ujaran tertentu. Setiap ujaran dapat menghasilkan pertukaran antara penutur dan pendengar dan menghasilkan fungsi tertentu. Dalam Serial TV Young Sheldon Season 1 Episode 2, beberapa ujaran memiliki beberapa fungsi ujaran dengan beberapa bentuk bahasa. Penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisa: (1) sistem mood dan (2) jenis fungsi ujaran. Teori yang digunakan adalah metafungsi interpersonal dan fungsi ujaran milik Halliday. Metode kualitatif deskriptif diterapkan dengan melalui tahapan pengumpulan data dan analisis data. Data yang digunakan adalah naskah Serial TV Young Sheldon Season 1 Episode 2. Teknik deskriptif dipakai pada saat analisis data. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, Sheldon Cooper menggunakan 4 sistem mood, yakni 70 declarative mood, 21 interogative mood, 4 imperative mood dan 7 minor clause. Sistem Mood yang sering digunakan oleh Sheldon Cooper adalah Declarative Mood dimana ia sering menggunakan klausa lengkap dengan struktur klausa Subject sebelum finite. Kedua, Sheldon Cooper menggunakan 8 jenis fungsi ujaran untuk major clause, yakni 36 statement, 15 question, 4 command, 5 acknowledgement, 8 contradiction, 22 answer, 6 disclaimer dan 1 rejection. Sheldon lebih sering memberikan informasi kepada lawan bicaranya. Fungsi ujaran untuk minor clause yang digunakan oleh Sheldon Cooper adalah 6 greeting dan 1 call. Sheldon lebih banyak menggunakan Greeting yang bertujuan untuk menyapa lawan bicaranya saat memulai pembicaraan dengan minor clause.} }