@thesis{thesis, author={Ferdiansyah Muhamad Aldi}, title ={Proses Adaptasi Budaya Pada Exchange Participants Incoming Global Volunteer Aiesec In Bandung}, year={2020}, url={http://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/4533/}, abstract={Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami proses adaptasi budaya yang dilalui oleh Exchange Participants Incoming Global Volunteer AIESEC in Bandung. Untuk menjelaskan penelitian, lima studi mikro didefinisikan, terutama fase perencanaan, fase bulan madu (Honeymoon), fase frustrasi (Frustration), fase penyesuaian ulang (Readjustment), dan fase resolusi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan studi komunikasi etnografi. Jumlah informan penelitian adalah tujuh orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur, internet searching, wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah tahap perencanaan di mana exchange participants Incoming Global Volunteer AIESEC in Bandung memutuskan untuk melakukan program sukarelawan di kota Bandung. Fase bulan madu ketika Peserta Pertukaran merasa antusias dan memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap Kebudayaan di Kota Bandung. Fase frustrasi ketika Exchange Participants merasa ada hambatan dalam beradaptasi dan perbedaan antara ekspektasi mereka dan Budaya di Bandung, sehingga hambatan komunikasi antar budaya terjadi. Tahap penyesuaian ulang di mana ketika adanya pertukaran simbol dan makna dengan exchange participants, hal tersebut meningkatkan perilaku Exchange Participants untuk dapat menghargai budaya baru. Fase Resolusi ketika peserta pertukaran telah melewati masa yang sulit dan mulai terbiasa dengan budaya di Bandung. Penelitian ini menyimpulkan proses adaptasi budaya yang diprakarsai oleh Exchange Participants menghasilkan pola komunikasi yang diklasifikasikan menjadi lima fase. Dengan pola komunikasi ini, pengukuran perbedaan budaya yang dihadapi sebanding dengan potensi hambatan komunikasi antar budaya. Saran dari peneliti ini adalah Incoming Global Volunteer AIESEC in Bandung dapat memberikan Experience Sharing dan pendidikan mendalam tentang budaya Kota Bandung untuk meminimalkan hambatan komunikasi antar budaya.} }