@thesis{thesis, author={Makalalag Sukiman}, title ={Perubahan Aktivitas Pengemudi Ojek Online Di Masa Pandemi Covid-19}, year={2021}, url={http://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/4635/}, abstract={Ojek online ialah salah satu moda transportasi yang hadir di tengah kebutuhan masyarakat semakin melonjak hingga transformasi bernuansa teknologi ini hingga tujuan memadukan teknologi dengan transportasi yang dimana hasilnya dengan terciptanya ojek online ini dapat dengan mudah menghubungkan antara konsumen dengan driver tentunya dengan memanfaatkan teknologi smarthphone. Ojek online tidak memiliki regulasi hukum resmi dari pemerintah yang mengatur mengenai angkutan berbasis aplikasi tersebut. Faktanya, kendaraan bermotor roda dua memang belum memiliki izin resmi dari pemerintah untuk dijadikan sebagai salah satu angkutan umum. Sesuai dengan pasal 10 Undang - undang No. 22 Tahun 2009 tentang angkutan jalan yaitu “ kendaraan bermotor umum adalah setiap kendaraan yang digunakan untuk angkutan barang dan/atau orang dengan dipungut bayaran”. Sedangkan kendaraan yang dimaksud pada ayat tersebut menurut Pasal 39 ayat 3b Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia No. 5 Tahun 2012 menyatakan bahwa “ tanda kendaraan bermotor umum adalah dasar kuning, tulisan hitam “. Dibalik berbagai permasalahan yang ada nampaknya masyarakat merasa tidak perduli dan tetap saja menggunakan jasa transportasi ojek online tersebut karena untuk memenuhi kebutuhan serta dirasa lebih efektif menggunakan jasa ojek online tersebut. Masyarakat juga merasa terbantu dengan hadirnya ojek online bisa membantu perekonomian masyarakat yang masih belum mempunyai pekerjaan tetap hingga pendapatan yang masih kurang, dengan menjadi driver ojek online maka disitu akan bisa mendapatkan keuntungan sesuai dengan pesanan yang masuk melalui platform tersebut. Dengan adanya masalah baru yaitu covid 19 yang telah muncul dari tiongkok lebih tepatnya di wuhan hingga menyebar keseluruh dunia, hal ini menyebabkan segala sektor mulai terpukul termasuk sektor jasa transportasi online. Hal tersebut yang membuat peneliti tertarik untuk membahas ojek online bedasarkan karateristik, perubahan aktivitas, dan persepsi Driver ojek online mengenai imbas covid 19 hingga masalah-masalah yang terjadi pada tiap tiap driver tersebut} }