@thesis{thesis, author={HARTOKO BUDI}, title ={MANAJEMEN KURIKULUM BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER (STUDI MULTI KASUS DI SMPN 2 WIDANG DAN DI SDN NGADIREJO KECAMATAN WIDANG KABUPATEN TUBAN)}, year={2024}, url={http://elibs.unigres.ac.id/2889/}, abstract={Kurikulum mempunyai peranan penting dalam membentuk karakter dan kepribadian peserta didik. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menekankan pentingnya pendidikan karakter dalam kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi manajemen kurikulum berbasis pendidikan karakter di SMPN 2 Widang dan SDN Ngadirejo, serta dapat mengetahui :1) strategi manajemen kurikulum yang digunakan SMPN 2 Widang dan SDN Ngadirejo untuk melaksanakan pendidikan karakter. 2) persepsi guru dan siswa terhadap efektivitas pendidikan karakter dalam kurikulum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multi kasus untuk menginvestigasi bagaimana sekolah-sekolah tersebut mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam kurikulum mereka, serta faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi dan hasilnya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap guru, siswa, orang tua, dan pengelola sekolah, serta observasi dan analisis dokumentasi. Penelitian menemukan bahwa kedua sekolah telah menerapkan strategi manajemen kurikulum yang mengutamakan pendidikan karakter. Sekolah telah mengembangkan kurikulum yang menekankan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan empati. Guru menggunakan berbagai metode pengajaran untuk mempromosikan pendidikan karakter, seperti bermain peran, diskusi kelompok, dan kegiatan refleksi. Siswa melaporkan bahwa pendidikan karakter memberikan dampak positif terhadap perilaku dan sikap mereka. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kedua sekolah telah berhasil menerapkan manajemen kurikulum berbasis pendidikan karakter. Penerapan pendidikan karakter yang efektif dalam kurikulum disebabkan oleh komitmen guru terhadap pengajaran berbasis nilai dan penekanan sekolah pada pembelajaran yang berpusat pada siswa. Kajian ini merekomendasikan agar guru tetap mengedepankan pendidikan karakter dalam praktik pengajarannya dan agar pengelola sekolah memberikan dukungan kepada guru dalam melaksanakan pendidikan karakter} }