@thesis{thesis, author={Saedah Syarifah - 015410150}, title ={DIAGNOSA PENYAKIT BERBASIS CERDAS STUDI KASUS PENYAKIT PARU-PARU}, year={2006}, url={https://eprints.akakom.ac.id/3490/}, abstract={Dewasa ini, banyak jenis penyakit yang muncul dikarenakan berbagai hal, salah satunya adalah jenis penyakit paru–paru. Penyakit ini hanya mampu ditangani oleh seorang pakar penyakit paru–paru itu sendiri. Pengetahuan yang dimiliki oleh seorang pakar mengenai penyakit paru–paru dapat dituangkan ke dalam sebuah aplikasi berbasis cerdas sehingga diagnosa penyakit paru–paru dapat dilakukan dengan mudah dan cepat baik oleh pakar tersebut maupun oleh pengguna lainnya. Aplikasi tersebut dinamakan Sistem Pakar (Expert System). Sistem pakar (expert system) adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli atau pakar. Sistem ini meniru penalaran dari seorang pakar dalam bidang tertentu diantaranya bidang kesehatan. Pengetahuan dari seorang pakar disimpan di komputer yang disebut dengan nama basis pengetahuan. Basis pengetahuan dalam sistem ini menggunakan aturan kaidah produksi yang berbentuk : IF – THEN (Jika – Maka). Setelah pengetahuan sudah tersimpan dalam basis pengetahuan, maka komputer harus dapat diprogram untuk membuat inferensi. Proses inferensi ini dikemas dalam bentuk mesin inferensi (Inference Engine). Ada 2 mesin inferensi yaitu forward chaining dan backward chaining. Dalam sistem ini menggunakan penalaran maju (forward chaining). Dalam penalaran maju, penalaran dimulai dari sekumpulan data (aturan–aturan) menuju kesimpulan. Dalam penalaran maju, aturan–aturan diuji satu demi satu, Jika kondisinya benar, maka aturan itu disimpan kemudian aturan berikutnya diuji. Sebaliknya jika kondisinya salah, aturan itu tidak disimpan dan aturan berikutnya diuji. Proses ini akan berulang (iterative) sampai seluruh basis aturan teruji dengan berbagai kondisi. Dalam sistem ini, kita mendiagnosa penyakit paru–paru yang akan dimulai dengan pertanyaan yang diberikan oleh sistem yaitu apakah kita mengalami gejala–gejala penyakit paru–paru setelah kita menjawab pertanyaan tersebut maka akan diperoleh kesimpulan nama penyakit tersebut. Sistem seolah olah merupakan seorang pakar yang akan memberikan kesimpulan dari jawaban yang diberikan oleh pemakai. Untuk menjawab pertanyaan dari sistem tersebut pemakai hanya diberikan pilihan jawaban “Ya” atau “Tidak”. Kata kunci : Turbo prolog, Sistem pakar, If-Then, Forward chaining, Inference engine} }