@thesis{thesis, author={Kurniawan Asep - 015410272}, title ={SISTEM PAKAR PENGKLASIFIKASIAN HEWAN VERTEBRATA}, year={2006}, url={https://eprints.akakom.ac.id/3512/}, abstract={Skripsi ini membuat suatu sistem pakar mengenai pengklasifikasian hewan vertebrata dengan 2 bahasa pemrograman yaitu Delphi dan Prolog. Tujuan sistem ini adalah untuk membantu siswa siswi SMP dan SMA maupun ahli zoology mengatasi masalah pengklasifikasian hewan vertebrata. Sistem pakar merupakan kombinasi pemahaman teoritis tentang suatu persoalan dan sekumpulan aturan pemecahan persoalan. Sistem ini mengklasifikasikan hewan-hewan vertebrata menurut ciri-cirinya dari yang umum hingga yang khusus Pengetahuan dari buku/internet disimpan di komputer yang disebut dengan nama basis pengetahuan. Basis pengetahuan dalam sistem ini menggunakan aturan kaidah produksi yang berbentuk : IF–THEN (Jika–Maka). Proses inferensi ini dikemas dalam bentuk mesin inferensi (Inference Engine). Ada 2 mesin inferensi yaitu forward chaining dan backward chaining. Dalam sistem ini menggunakan penalaran maju (forward chaining). Dalam penalaran maju, penalaran dimulai dari sekumpulan data (aturan–aturan) menuju kesimpulan. Dalam penalaran maju, aturan–aturan diuji satu demi satu, Jika kondisinya benar, maka aturan itu disimpan kemudian aturan berikutnya diuji. Sebaliknya jika kondisinya salah, aturan itu tidak disimpan dan aturan berikutnya diuji. Proses ini akan berulang (iterative) sampai seluruh basis aturan teruji dengan berbagai kondisi. Dalam sistem ini, kita mengklasifikasikan hewan vertebrata yang akan dimulai dengan pertanyaan yang diberikan oleh sistem yaitu apakah memiliki ciri-ciri tentang hewan vertebrata, setelah kita menjawab pertanyaan tersebut maka akan diperoleh kesimpulan nama hewan tersebut. Sistem seolah-olah merupakan seorang pakar yang akan memberikan kesimpulan dari jawaban yang diberikan oleh pemakai. Untuk menjawab pertanyaan dari sistem tersebut pemakai hanya diberikan pilihan jawaban “y” (untuk ya) atau “t” (untuk tidak). Jika ciri hewan yang dipilih tidak ada yang sama dengan basis aturan, maka akan memberikan kesimpulan belum cukup pengetahuan. Kata kunci : sistem pakar, hewan vertebrata, forward chaining.} }