@thesis{thesis, author={Marpaung Dessy One Maria}, title ={Perbandingan Efektifitas Chlorinasi dan Elektrofusi Ultraviolet untuk Menurunkan Jumlah Escherichia coli dalam Pengolahan Limbah Cair Domestik (Grey Water) Menjadi Air Baku}, year={2014}, url={http://eprints.itn.ac.id/10400/}, abstract={Limbah domestik grey water yaitu limbah buangan yang berasal dari dapur dan kamar mandi. Limbah rumah susun pada umumnya belum memiliki instalasi pengolahan. Dengan adanya pengolahan limbah cair domestik akan mengatasi masalah pencemaran terhadap lingkungan dengan meminimalisir kandungan beban pencemar bila akan dibuang ke lingkungan. Penelitian ini di khususkan pada proses desinfeksi yaitu mengenai uji efektivitas jenis desinfeksi yang bertujuan untuk menurukan jumlah bakteri Echerichia coli pada air olahan yang akan di desinfeksi telah melalui proses Koagulasi-Flokulasi dan Sedimentasi terlebih dahulu, jenis desinfeksi yang digunakan adalah chlorinasi dengan variasi dosis 4 mg/l, 6 mg/l dan 8 mg/l serta variasi waktu chlorinasi 15 menit dan 45 menit, dan Elektrofusi Ultraviolet dengan variasi daya lampu 24 watt dan 32 watt serta variasi waktu pemaparan UV 30 detik dan 60 detik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, proses Chlorinasi mampu menyisihkan bakteri E. coli tertinggi pada dosis 8 mg/l dan waktu chlorinasi 45 menit sebesar 72 % dengan jumlah E.coli sebesar 140000 koloni/100 ml dengan sisa chlor sebesar 1,6 mg/l. Persen Penyisihan E.coli pada proses Elektrofusi Ultraviolet tertinggi pada daya lampu 36 watt dan pada waktu pemaparan 60 detik sebesar 68 % dengan jumlah E. coli sebesar 160000 koloni/100 ml. Kata Kunci: air olahan, Chlorinasi, Desinfeksi, Elektrofusi Ultrafiolet, Echerichia coli,} }