@thesis{thesis, author={Ichsan Irvan}, title ={SKRIPSI PENURUNAN KANDUNGAN TSS DAN MINYAK LEMAK LIMBAH CAIR RUMAH MAKAN DENGAN TANAMAN PAKU AIR (AZOLLA PINNATA) SEBAGAI MEDIA UJI (Studi Kasus : Limbah Cair Rumah Makan, Kelurahan Sawojajar)}, year={2014}, url={http://eprints.itn.ac.id/579/}, abstract={Semakin bertambah dan meningkatnya jumlah penduduk dengan segalah kegiatannya, maka jumlah air limbah juga akan mengalami peningkatan. Industri rumah makan menghasilkan limbah yang berupa sisa makanan, minuman, sampah organik (dari dapur), minyak dan air sabun, yang tentunya akan mencemari lingkungan. Parameter wajib yang dapat menunjukkan terjadinya pencemaran oleh air buangan limbah domestik adalah TSS dan Minyak Lemak. Teknologi yang mampu mengolah limbah cair rumah makan adalah menggunakan metode fitoremediasi. Fitoremediasi merupakan suatu sistem yang menggunakan tanaman, dimana tanaman tersebut bekerjasama dengan mikroorganisme dalam media untuk mengubah, menghilangkan, menstabilkan, atau menghancurkan zat kontaminan. Penelitian ini menggunakan tanaman Paku Air (Azolla Pinnata) yang digunakan dalam menurunkan konsentrasi TSS dan Minyak Lemak pada limbah cair Rumah Makan, dengan variasi kerapatan tanaman 30 mg/cm2 , 40 mg/cm2 , dan 50 mg/cm2 dan variasi pengambilan sampel selama 5 hari yaitu hari ke 1, 2, 3, 4, dan 5, yang menggunakan dengan metode fitoremediasi aliran reaktor kontinyu. Hasil penelitian dengan menggunakan tanaman Paku Air (Azolla Pinnata) mampu menurunkan konsentrasi TSS dan minyak lemak, keefektifitasan ini terjadi pada waktu pengambilan sampel hari ke-5 dan kerapatan tanaman 50 mg/cm2 yang mampu menurunkan konsentrasi TSS dari 186.56 mg/l menjadi 94.7 mg/l dan konsentrasi Minyak Lemak dari 38.55 mg/l menjadi 9.7 mg/l. Kata kunci: Azolla Pinnata, Kontinyu, Limbah Cair Rumah Makan, Minyak Lemak, TSS} }