@thesis{thesis, author={Mubarakh Arizal Asykuro}, title ={ARAHAN PENANGANAN KONFLIK PEMANFAATAN RUANG DIKAWASAN PANTAI PEDE LABUAN BAJO KABUPATEN MANGGARAI BARAT}, year={2020}, url={http://eprints.itn.ac.id/6317/}, abstract={Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi pariwisata yang sedang berkembang dengan pesat, tetapi telah terjadi konflik pemanfaatan ruang di kawasan Pantai Pede yang disebabkan oleh faktor penggunaan lahan, status lahan dan aksesibilitas yang ada di kawasan Pantai Pede Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, hal ini terjadi karena adanya pembangunan hotel, restaurant dan fasilitas berbayar yang menjadi dasar penolakan masyarakt Labuan Bajo karena kawasan Pantai Pede merupakan satu-satunya pantao yang bisa di akses secara umum, bebas dan gratis oleh masyarakat Labuan Bajo dan diharapkan oleh masyarakat kawasan Pantai Pede ini menjadi icon dari kota Labuan Bajo karena mengingat pantai-pantai yang ada di Labuan Bajo sudah dikuasai oleh industri pariwisata yang mengakibatkan pantai-pantai yang berada di Labuan Bajo tidak bisa di akses secara bebas dan gratis. Tujuan penelitian ini adalah memberikan arahan penangan konflik pemanfaatan ruang terjadi di kawasan pantai pede. Penelitian ini dilakukan dengan tahapan identifikasi karakteristik pemanfaatan ruang di kawasan Pantai Pede agar mengetahui kondisi eksisting di kawasan Pantai Pede dengan metode GIS serta menganalisis kebijakan-kebijakan yang terkait dengan pemanfaatan ruang dikawasan Pantai Pede. Hasil penelitian adalah diperolehnya metode penyelesaian konflik pemanfaatan ruang yaitu konsiliasi menghasilkan kesepakatan para pihak, dimana kan dibuat akta perdamaian sebagai suatu bentuk kesepakatan yang sudah pasti tidak boleh dilanggar dengan memberi sebuah informasi atau nasihat mengenai pokok permasalahan dengan apa yang kedua belah pihak akan dapatkan.} }