@thesis{thesis, author={Nasrullah Akhmad Chumaidi}, title ={PEMETAAN CADANGAN KARBON BERDASARKAN CITRA SATELIT DI KABUPATEN SERUYAN KALIMANTAN TENGAH}, year={2021}, url={http://eprints.itn.ac.id/6416/}, abstract={Karbon (C) merupakan zat yang sangat penting bagi lingkungan dan kehidupan yang ada di bumi, dimana bagi kehidupan karbon berguna sebagai sumber tenaga dan pertumbuhan oleh manusia dan hewan. Sedangkan bagi lingkungan, terutama pada tumbuhan hutan berperan sebagai penyerap gas rumah kaca (GRK) atau karbon dioksida (CO2) di atmosfer. Perubahan iklim berupa pemanasan global yang disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer. Peningkatan GRK ini dihasilkan dari kegiatan yang bersumber dari sektor energi (industri, transportasi, dan pembangkit listrik), limbah, serta perubahan lahan dan pertanian. Tumbuhan atau pohon berumur panjang yang tumbuh di hutan maupun di kebun campuran (agroforestri) merupakan tempat penyimpanan C yang jauh lebih besar daripada tanaman semusim. Sehingga bila hutan diubah fungsinya menjadi lahan-lahan pertanian atau perkebunan atau ladang penggembalaan maka jumlah C tersimpan akan merosot. Kabupaten Seruyan merupakan tempat potensial untuk mengembangkan berbagai komoditas perkebunan dengan kelapa sawit sebagai komoditas utamanya. Sehingga lambat laun akan mengakibatkan alih fungsi guna lahan hutan dalam skala besar. Melalui penelitian ini, dilakukan pemetaan cadangan karbon di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah menggunakan Citra Satelit Sentinel-2 Tahun 2018 dan Tahun 2020 dengan membuat klasifikasi kelas tutupan lahan. Kemudian dilakukan perhitungan karbon permukaan terhadap pohon yang memiliki diameter ? 20 cm pada kelas tutupan lahan, yang selanjutnya akan menghasilkan nilai kandungan cadangan karbon pada kelas tutupan lahan dari kedua Tahun tersebut. Dari hasil pengolahan, didapatkan nilai cadangan karbon pada Tahun 2018 sebesar 74.296.222,5 ton dan pada Tahun 2020 nilai cadangan karbon sebesar 74.685.418,2 ton. Dari hasil perhitungan nilai cadangan karbon menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai cadangan karbon sebesar 389.195,7 ton dalam rentang waktu 2 (dua) Tahun.} }