@thesis{thesis, author={DANANG MUHAMMAD}, title ={STUDI ALTERNATIF BATU PUTIH (LIMESTONE) SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT 10/10 PADA LAPIS ASPAL BETON AC-WC (ASPHALT CONCRETE-WEARING COURSE) TERHADAP NILAI UJI MARSHALL}, year={2020}, url={http://eprints.itn.ac.id/6534/}, abstract={Keterbatasan sumber material batu kali untuk perkerasan jalan di pulau Madura semakin lama mengbatu kali kekurangan. Namun pada daerah tersebut terdapat material batu putih yang melimpah dan mudah didapatkan. Dengan demikian penelitian ini mengambil studi alternatif batu putih limestone sebagai pengganti agregat 10/10 pada campuran AC-WC. Material batu putih diperoleh dari desa Soccah Kab. Bangkalan Pulau Madura. Tujuan dari penalitian ini untuk mengetahui kelayakan dan pengaruh batu putih dari Desa Soccah Kab. Bangkalan Pulau Madura sebagai pengganti agregat 10/10 ditinjau dari nilai karakteristik Marshall. Selanjutnya merencanakan pembuatan benda uji sejumlah 45 sampel dengan variasi batu putih 25%, 50% 75%, 100%. Menggunakan persentase KAO dari batu kali 5,80% dan KAO batu putih 5,84% yang dilakukan pada bulan Februari hingga Mei 2020 laboratorium bahan konstruksi Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang. Dari hasil penelitian batu putih sebagai pengganti agregat 10/10 pada campuran AC-WC layak digunakan hal tersebut dapat dilihat dari nilai Stabilitas, Flow, VIM, VMA, MQ, dan VFA yang telah memenuhi spesifikasi Bina Marga 2018. Penggunaan batu putih sebagai campuran AC-WC telah mempengaruhi nilai karakteristik marshall yang signifikan dibuktikan dari hasil pengujian hipotesis dimana Fhitung 3,501 ? Ftabel 3,48. Presentase optimum penggunaan batu putih terdapat pada kadar variasi 60,53%. Dengan nilai stabilitas sebesar 1046,40kg, Flow 3,25 mm, VIM 4,19%, VMA 16,98%, MQ 322,49kg/mm, dan VFA 75,34%.} }