@thesis{thesis, author={Kuncoro Danang Fajar}, title ={PENGARUH KONSENTRASI PEREKAT LUMPUR LAPINDO DAN TETES TEBU TERHADAP KARAKTERISTIK BRIKET ARANG SEKAM PADI (DI APLIKASIKAN SEBAGAI BAHAN BAKAR KETEL UAP UNTUK PENYULINGAN MINYAK BUNGA KENANGA)}, year={2018}, url={http://eprints.itn.ac.id/659/}, abstract={Energi terbarukan dikembangkan untuk mengurangi pemakaian bahan bakar fosil yang mulai menipis. Salah satu bentuk penggunaan energi alternatif yaitu dengan membentuk briket biomassa sebagai bahan bakar alternative pengganti bahan bakar fosil. Dalam briket menggunakan bahan limbah atau limbah pertanian. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen, yaitu dengan pengujian langsung spesimen. Dalam briket menggunakan campuran sekam padi yang dicampur dengan tetes tebu dan lumpur lapindo. Kemudian campuran arang sekam padi 60 gr dicampur dengan tetes tebu dan lumpur lapindo masing-masing sebesar 15,6 gr ; 16,8 gr ; 18 gr ; 19,8 gr ; 20,4 gr ; dan 21,6 gr. Pengepresan pada briket digunakan tekanan 80 kgf, dengan holding 1 menit. Pengujian briket arang ampas tebu meliputi nilai kalor pembakaran, laju kalor pembakran, dan laju massa pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan nilai kalor tertinggi sebesar 1651.90 kkal pada campuran 21,6 gram campuran tetes tebu + lumpur lapindo, dan laju kalor tertinggi sebesar 16.0687 kkal/s pada campuran 21,6 gram campuran tetes tebu, sedangkan laju massa tertinggi sebesar 0,0082474 gr/s pada campuran 21,6 gram campuran tetes tebu + lumpur lapindo. Dalam hal ini, meningkatnya rasio campuran minyak jarak pagar berpengaruh terhadap meningkatnya karakteristik pembakaran briket. Kata kunci: biomassa, arang sekam padi, tetes tebu, lumpur lapindo} }