@thesis{thesis, author={Ramadhana Muhammad Ferryan}, title ={PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK KAYU JATI TERHADAP CAMPURAN HOT ROLLED SHEET – WEARING COURSE (HRS-WC) DITINJAU DARI NILAI PARAMETER MARSHALL TEST}, year={2021}, url={http://eprints.itn.ac.id/8769/}, abstract={Aspal beton sebagai bahan konstruksi perkerasan jalan sudah lama dikenal dan digunakan secara luas dalam pembuatan jalan raya, aspal beton sendiri terdiri dari campuran agregat halus, agregat kasar, dan bahan pengisi (filler). Terdapat limbah industri yg belum dimanfaatkan salah satunya Serbuk Kayu Jati, dimana bahan Serbuk Kayu Jati ini sebagai inovasi untuk memanfaatkannya pada mutu perkerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Serbuk Kayu Jati sebagai bahan tambah ditinjau dari nilai karakteristik pada campuran lapisan HRS-WC. Penelitian ini dilakukan dilaboratorium bahan kontruksi Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang pada bulan Desember 2020 Dari hasil pegujian Hipotesis untuk campuran Serbuk Kayu Jati pada Stabilitas, flow, VIM, VMA, MQ, VFA dimana Fhitung = 23,754 > Ftabel = 3,48. Dan untuk hasil analisis nilai karakteristik pada kadar Serbuk Kayu Jati 0,1%, 0,2%, 0,3%, 0,4% dan 0,5% didapatkan nilai stabilitas secara berturut-turut 1458,71 kg, 1544,19 kg, 1686,97 kg, 1512,86 kg, 1285,33 kg . Flow 3,40 mm, 4,10 mm, 4,13 mm, 4,20 mm, 4,30 mm . VIM 5,05%, 5,26%, 5,46%, 5,85%, 6,17% . VMA 19,39%, 19,56%, 19,73%, 20,06%, 20,33% . VFA 73,94%, 73,10%, 72,32%, 70,85%, 69,67% . MQ 429,14 kg/mm, 377,04 kg/mm, 408,90 kg/mm, 361,18 kg/mm, 299,17 kg/mm. Dengan demikian pada kadar 0,5% didapatkan hasil yang tidak memenuhi persyaratan spesifikasi HRS-WC.} }