@thesis{thesis, author={Wahyudi Endyk Tri}, title ={PERSEPSI KONTRAKTOR TERHADAP RESIKO RESIKO YANG MEMPENGARUHI PENINGKATAN BIAYA PELAKSANAAN PROYEK (STUDI KASUS: PADA PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN)}, year={2012}, url={http://eprints.itn.ac.id/9129/}, abstract={Resiko adalah kemungkinan hilang, rugi atau rusak. Resiko faktor tenaga kerja, material, peralatan, manajemen dan pelaksana dan lain-lain dapat mempengaruhi peningkatan biaya proyek yang dikeluarkan oleh kontraktor (biaya langsung/ direct cost). Dalam perencanaan proyek harus dapat memperkirakan kemungkinan terjadinya resiko yang akan muncul di waktu mendatang, sehingga tidak ada peningkatan biaya proyek yang besar. Metode yang digunakan adalah uji validitas dan reabilitas, uji analisis komfirmatori, uji regresi berganda, uji koefisien determinasi, F test, t test dan analisi jalur. Dalam penelitian ini variable bebas digunakan adalah faktor tenaga kerja, material, peralatan, manajemen dan pelaksana, dan faktor-faktor lain. Sedangkan variable terikat yang digunakan adalah resiko peningkatan biaya proyek. Dalam hasil analisa data, faktor resiko yang mempengaruhi peningkatan biaya proyek adalah faktor tenaga kerja khususnya pada indicator tingkat pekerjaan ulang dan pembongkaran (X1.4) sebesar 0,761, faktor material khususnya pada indicator kualitas material (X2.4) sebesar 0,796, faktor peralatan khususnya pada indicator usia peralatan (X3.5) sebesar 0,743, faktor manajemen dan pelaksanaan khususnya pada indicator pembagian pekerjaan yang detail (X4.1) sebesar 0,872, faktor lain-lain khususnya pada indicator kondisi cuaca (X5.4) sebesar 0.831. sedangkan faktor yang paling dominan pengaruhnya terhadap resiko peningkatan biaya pelaksanaan proyek adalah faktor lain-lain karena memiliki nilai t hitung yang paling besar dan nilai koefisien beta paling besar sebesar ?- 0,507.} }