@thesis{thesis, author={Khan S.P}, title ={KAJIAN FORMULASI DAN DOSIS PESTISIDA NABATI BUAH BINTARO DALAM PENGELOLAAN HAMA GUDANG CALLOSOBRUCHUS CHINENSIS L. PADA BENIH KEDELAI}, year={2017}, url={http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/1361/}, abstract={Penyimpanan benih kedelai mengalami beberapa hambatan diantaranya keberadaan hama pascapanen pada penyimpanan benih kedelai. Pemberian pestisida nabati pada benih kedelai bertujuan untuk mengurangi populasi hama pada benih kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis formulasi dan takaran pestisida nabati buah bintaro terbaik untuk menekan populasi hama C. chinensis pada benih kedelai dan mengetahui mutu benih kedelai setelah penyimpanan selama 4 bulan. Penelitian dilakukan di laboratorium Agronomi Universitas Mercu Buana Yogyakarta pada bulan November 2016 sampai Maret 2017. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial (2x3)+1 kontrol yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama adalah formulasi pestisida nabati (E) yakni formulasi bubuk dan formulasi cair/larutan buah bintaro, sedangkan faktor kedua adalah takaran pestisida nabati buah bintaro (D) yang terdiri atas 3 aras yakni 5%, 10%, dan 20%. Total ada enam kombinasi perlakuan dan 1 kontrol/tanpa perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara perlakuan formulasi dan takaran pada populasi hama dan mutu benih kedelai setelah penyimpanan 4 bulan. Jenis formulasi dan takaran 5%, 10%, dan 20% pestisida nabati buah bintaro tidak dapat menekan populasi hama C. chinensis pada benih kedelai, benih kedelai yang disimpan setelah 4 bulan tidak terjaga mutunya. Kata kunci : kedelai, buah bintaro, Callosobruchus chinensis L., pestisida nabati.} }