A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessionlgbjeg07h4796sk9t7c4mps1juni74tp): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Sagat Natalia Anjela},
title ={SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT MATA
MENGGUNAKAN METODE TEOREMA BAYES
(Studi Kasus: Rumah Sakit Dr YAP Yogyakarta)},
year={2021},
url={http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/14073/},
abstract={Mata merupakan salah satu panca indra atau organ tubuh yang penting dalam menunjang keseharian khususnya dalam hal melihat. Mata tersusun dari berbagai macam jaringan saraf yang tentunya memiliki fungsi tersendiri. Mata juga merupakan panca indra yang sangat sensitif sehingga rentan mengalami penyakit mata.
Saat ini pasien dengan gejala penyakit mata semakin meningkat. Keterbatasan jumlah tenaga ahli atau dokter spesialis mata menjadi faktor utama lamanya waktu dalam mendiagnosa penyakit mata. Selain itu, dalam pengisian data pemeriksaan penyakit mata masih menggunakan pencatatan secara manual. Sehingga dibutuhkan suatu sistem yang dapat membantu melakukan diagnosa penyakit mata dengan cepat, tepat, dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk membangun suatu sistem pakar yang dapat mendiagnosa penyakit mata dengan menggunakan metode teorema bayes.
Hasil penelitian ini berupa kesimpulan jenis penyakit mata yang diderita berdasarkan gejala yang dipilih pasien dan telah dihitung menggunakan perhitungan bayes. Dengan demikian nantinya dapat membantu dalam mendiagnosa jenis penyakit mata pada pasien dengan tepat dan dengan waktu yang lebih efisien. Terdapat lima variabel penyakit yang digunakan yaitu hordeolum, mata kering, episkleritis, pterygium, dan katarak. Berdasarkan pada pengujian 50 data pasien, didapatkan presentase kesesuaian antara sistem dengan pakar sebesar 96% data uji..}
}