@thesis{thesis, author={Ernawati Ernawati}, title ={ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI LINGKUNGAN DAN SOSIAL DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA}, year={2021}, url={http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/14294/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi lingkungan dan sosial, untuk mengetahui kesesuaian biaya lingkungan dengan SAK ETAP, kesesuaian aktivitas lingkungan dengan teori Hansen dan Mowen dan untuk menganalisis keberlanjutan pengolahan limbah di Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif dengan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah klasifikasi biaya lingkungan menurut Hansen dan Mowen dan SAK ETAP sebagai standar yang diterapkan di Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia. Data diperoleh dengan wawancara staf rumah sakit di bagian sanitasi dan akuntansi. Uji keabsahan dilakukan melalui konfirmasi ke warga sekitar dan mengecek langsung ke laporan keuangan. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia telah mengolah limbah padat dan gas melalui pihak ketiga yang diikuti dengan konfirmasi langsung dan limbah cair yang diolah sendiri. Dalam penyusunan laporan keuangannya rumah sakit menggunakan standar SAK ETAP yang mana pengukuran, pengakuan dan penyajian biaya lingkungan telah sesuai dengan SAK ETAP. Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia dalam penerapan biaya lingkungannya belum diklasifikasikan sesuai dengan teori yang ada. Adapun untuk aktivitas lingkungan yang dilakukan Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia telah sesuai dengan teori Hansen dan Mowen. Dengan penelitian ini diharapkan di Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia menyajikan biaya lingkunnya secara khusus sehingga aktivitas terkait lingkungan yang belum tersosialisasi ke masyarakat dapat tersampaikan dengan baik. Kedepannya pengolahan limbah padat maupun limbah gas di Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia tetap melalui pihak ketiga hal ini dikarenakan terdapat aspek finansial ekonomi dan aspek teknis yang dipertimbangakan rumah sakit ketika akan membangun incinerator sendiri. Selain itu rumah sakit juga perlu mengklasifikasikan limbah B3 nya sesuai dengan limbah yang benar-benar dihasilkan rumah sakit dan klasifikasi limbah B3 disesuaikan dengan peraturan Menteri Lingkungan Hidup sehingga tidak ada limbah B3 yang tercampur.} }