@thesis{thesis, author={Suharly Indah Albiah}, title ={ANALISIS EKONOMI PENGGUNAAN NANOKAPSUL JUS KUNYIT DALAM RANSUM ITIK PEKING}, year={2020}, url={http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/14322/}, abstract={Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis ekonomi penggunaan nanokapsul jus kunyit dalam ransum itik peking. Materi yang digunakan adalah nanokapsul jus kunyit dan AGP+. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola searah yang terdiri dari 6 perlakuan dan 3 ulangan. Data dianalisis menggunakan uji beda independent- sampel t-test menggunakkan program computer SPSS-16. variabel yang diamati pada penelitian ini terdiri dari biaya produksi, penerimaan, pendapatan, Return Cost Ratio (R/C Ratio), rentabilitas dan BEP (Break Event point). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata biaya produksi pada P1 adalah Rp 222.187/ulangan, P2 adalah Rp 221.910/ulangan, P3 adalah Rp 222.116/ulangan, P4 adalah Rp 222.170/ulangan, P5 adalah Rp 222.175 dan P6 adalah Rp 221.853. Penerimaan pada P1 adalah Rp 279.500/ulangan, P2 adalah Rp 344.000/ulangan, P3 adalah Rp 279.500/ulangan, P4 adalah Rp 301.000/ulangan, P5 adalah Rp 311.667/ulangan, dan P6 adalah Rp 322.500/ulangan. Pendapatan P1 adalah Rp.57.313/ulangan P2 adalah Rp.118.423/ulangan P3 adalah Rp.57.384/ulangan P4 adalah Rp.78.830/ulangan P5 adalah Rp.89.491/ulangan dan P6 adalah Rp.97.647/ulangan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan dengan ransum AGP+ dan penambahan nanokapsul jus kunyit sebanyak 40% kedalam ransum basal dapat meningkatkann penerimaan, pendapatan dan menurunkan Return Cost ratio (R/C Ratio), dan BEP (Break Event Point).} }