@thesis{thesis, author={Hajjarah Siti}, title ={PENGARUH TIPE SAPI TERHADAP KASUS GANGGUAN REPRODUKSI SERTA TINGKAT KEBERHASILAN PENANGGULANGANNYA DI KABUPATEN SLEMAN}, year={2017}, url={http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/15206/}, abstract={Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kasus gangguan reproduksi pada sapi di Kabupaten Sleman serta penanggulangannya yang kemudian dievaluasi angka kesembuhannya. Materi yang digunakan yaitu sebanyak 89 sapi potong dan 14 sapi perah yang dilaporkan peternak mengalami permasalahan reproduksi selama bulan September hingga Desember 2016. Metode yang dilakukan yaitu pemeriksaan oleh petugas kesehatan hewan berwenang dengan palpasi perectal untuk mendiagnosa kasus dan menentukan jenis treatment. Data yang didapat kemudian diolah menggunakan uji beda mean (t ? test) dan dijelaskan secara deskriptif. Rata ? rata kasus gangguan reproduksi yaitu silent heat, anestrus post partum dan distokia pada sapi potong sebesar 12±14,94 dengan angka kesembuhan 9,67±11,71 dan pada sapi perah yaitu 4±3,60 dengan angka kesembuhan 3,34±2,51. Disimpulkan perbedaan tidak signifikan yang artinya tidak ada pengaruh kasus gangguan reproduksi antara sapi potong dan sapi perah. Kasus gangguan reproduksi pada sapi potong lebih beragam, hal ini disebabkan oleh populasi sapi potong lebih banyak dibandingan sapi perah di Kabupaten Sleman serta perbedaan cara pemeliharaan dan pemberian pakan. Keberhasilan treatment dilakukan evaluasi, serta laporan dari peternak yang ditandai dengan jumlah sapi yang estrus kembali.} }