@thesis{thesis, author={Fahrizal Agung Guntara}, title ={KARAKTERISTIK DAN TINGKAT KESUKAAN ES KRIM TAPAI KETAN (Oryza sativa) DAN SINGKONG (Manihot esculenta) PROBIOTIK}, year={2022}, url={http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/15399/}, abstract={Tape merupakan salah satu makanan tradisional hasil fermentasi yang dapat ditingkatkan manfaatnya dengan penambahan sel probiotik seperti Saccharomyces boulardii dan Lactobacillus plantarum Dad-13. Tape cenderung mudah rusak sehingga untuk menjaga viabilitas dari probiotik dan sebagai diversifikasi pangan maka tape tersebut dapat disubstitusikan pada adonan es krim, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi dan proporsi substitusi tape ketan dan singkong pada pembuatan es krim terhadap karakteristik dan tingkat kesukaan es krim probiotik. Metode penelitian ini dikerjakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan 2 faktor, faktor pertama yaitu jenis tape dan faktor kedua yaitu proporsi substitusi. Pada penelitian ini dibuat es krim dengan penggunaan 4 jenis tape yaitu tape singkong putih, singkong kuning, ketan putih dan ketan hitam dengan proporsi substitusi 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%. Analisis es krim tape ketan dan singkong probiotik meliputi kadar air, total padatan, waktu pelelehan, aktivitas antioksidan, jumlah bakteri asam laktat, jumlah yeast dan tingkat kesukaan. Data yang diperoleh akan dihitung menggunakan metode statistik ANOVA, apabila ada perbedaan nyata antar perlakuan dilakukan dengan uji beda nyata Duncan’s Multiple Range Test pada tingkat kepercayaan α = 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan jenis tape ketan dan singkong serta proporsi substitusinya berpengaruh terhadap kadar air, total padatan, waktu pelelehan, aktivitas antioksidan, jumlah bakteri asam laktat, jumlah yeast dan tingkat kesukaan. Berdasarkan tingkat kesukaan dan aktivitas antioksidannya, es krim terbaik dihasilkan dari perlakuan es krim dengan substitusi tape singkong putih 20% dan es krim tape singkong kuning 20% yang berturut turut memiliki aktivitas antioksidan sebesar 32,41% dan 33,17% RSA serta jumlah bakteri asam laktat sebesar 1,79 x 108 dan 1,67 x 108 cfu/g.} }