@thesis{thesis, author={Alam Syaiful}, title ={PENGARUH PENAMBAHAN GUM ARAB DAN METODE PENGERINGAN TERHADAP SIFAT KIMIA, FISIK, DAN TINGKAT KESUKAAN BUBUK LIDAH BUAYA}, year={2022}, url={http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/15416/}, abstract={Lidah buaya merupakan tanaman yang memiliki berbagai khasiat untuk kesehatan karena mengandung senyawa antioksidan di dalamnya. Bubuk lidah buaya memiliki kelarutan yang rendah dan aktivitas antioksidan yang berkurang selama proses pengeringan gel lidah buaya menjadi bubuk. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan bubuk lidah buaya dengan menggunakan variasi metode pengeringan dan penambahan gum arab sebagai bahan pengisi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan perlakuan variasi penambahan gum arab dan metode pengeringan. Lidah buaya yang digunakan adalah Aloe vera var. Chinensis dengan konsentrasi penambahan gum arab 0, 5, dan 10% serta variasi metode pengeringan oven dan cabinet drying pada suhu 50oC. Analisis yang dilakukan yaitu sifat kimia meliputi aktivitas antioksidan metode 2,2 difenil-1-pikilhidrazil (DPPH), kadar total fenol, dan kadar air. Uji sifat fisik meliputi densitas, porositas, dan solubilitas. Uji tingkat kesukaan panelis terhadap bubuk lidah buaya meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, dan keseluruhan. Rancangan percobaan yang dilakukan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) serta uji perbedaan antar perlakuan dengan Duncan?s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan gum arab pada bubuk lidah buaya berbeda nyata terhadap aktivitas antioksidan, kadar total fenol, dan kadar air bubuk. semakin tinggi konsentrasi penambahan gum arab maka nilai sifat kimian aktivitas antioksidan, kadar total fenol, dan kadar air semakin turun. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan nyata pada aktivitas antioksidan bubuk lidah buaya metode oven drying dengan cabinet drying, namun tidak berbeda nyata pada kadar total fenol dan kadar air bubuk yang ditambahkan gum arab. Sifat fisik densitas, porositas, dan solubilitas bubuk lidah buaya yang dihasilkan berbeda nyata antara variasi penambahan gum arab dan metode pengeringan. Hasil uji anova menunjukkan adanya perbedaan nyata antara variasi penambahan gum arab dan metode pengeringan terhadap tingkat kesukaan panelis pada warna, aroma, rasa, tekstur, dan keseluruhan bubuk lidah buaya yang dihasilkan. Bubuk lidah buaya terbaik yang paling disukai adalah bubuk yang ditambah gum arab 5% dan dikeringkan dengan oven dengan karakteristik kimia yaitu aktivitas antioksidan dengan Radical Scavenging Activity (RSA) 31,20±1,61%, total fenol 105,06±0,28 µg EAG/g bk dan kadar air 9,82±0,54%. Sifat fisik yaitu densitas kamba 0,59±0,09 g/cm3, densitas nyata 0,68±0,09 g/cm3, porositas 13,38±0,35%, dan solubilitas 28,95±0,} }