@thesis{thesis, author={Anissa Suci Wulandari 15011043}, title ={PENGARUH VOLUME MEDIA TANAM DAN UKURAN UMBI BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KENTANG G1}, year={2019}, url={http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/6800/}, abstract={Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan tanaman umbi-umbian dan berumur pendek yang banyak dibudidayakan di dataran tinggi di atas 800 m di atas permukaam laut (m dpl). Pengadaan benih berkualitas dan kontinyu menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan produksi kentang. Penggunaan volume media tanam dan ukuran umbi bibit kentang yang sesuai diharapkan dapat memberi pengaruh baik dalam produksi benih kentang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan interaksi volume media tanam dengan ukuran umbi bibit terhadap pertumbuhan dan hasil kentang G1. Penelitian ini dilakukan di Kebun Benih Tanaman Pangan dan Hotikultura (KB TPH) di Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial. Faktor pertama adalah volume media tanam yaitu 0,0038 m3, 0,0029 m3, 0,0053 m3 dan 0,0084 m3. Faktor kedua adalah ukuran umbi bibit yaitu besar (>20 g), sedang (5-20 g) dan kecil (<5 g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume media tanam dan ukuran umbi bibit berinteraksi dalam mempengaruhi pertumbuhan dan hasil kentang G1. Berdasarkan volume media tanam, interaksi terbaik yang memberikan jumlah batang terbanyak adalah volume media tanam 0,0038 m3 dengan ukuran umbi bibit besar (>20 g), sedangkan berdasarkan ukuran umbi bibit, memberikan jumlah batang yang sama pada semua volume media tanam. Berdasarkan volume media tanam, interaksi terbaik yang memberikan jumlah umbi terbanyak adalah volume media tanam 0,0084 m3 dengan ukuran umbi bibit besar (>20 g), sedangkan berdasarkan ukuran umbi bibit, yang memberikan interaksi terbaik adalah umbi bibit besar pada volume media tanam 0,0084 m3. Kata kunci: Kentang G1, volume media tanam, ukuran umbi bibit} }