@thesis{thesis, author={Purnomo Bambang Setio}, title ={PENERAPAN DATA MINING DALAM MENGELOMPOKKAN KUNJUNGAN WISATAWAN DI KOTA YOGYAKARTA MENGGUNAKAN METODE K-MEANS}, year={2020}, url={http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/8239/}, abstract={Yogyakarta merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki daya tarik wisata dan merupakan kota tujuan wisata yang paling diminati oleh wisatawan, dilihat dari jumlah kunjungan wisatawan yang semakin naik dari tahun ke tahun. Selain sebagai kota wisata, Yogyakarta merupakan kota pelajar, kota budaya dan kota perjuangan. Karena Yogyakarta disebut sebagai kota wisata, banyak berbagai macam objek wisata yang ditawarkan oleh Kota Yogyakarta. Dalam hal ini, penerapan datamining mampu menjadi solusi dalam menganalisa data. Perlu diketahui bahwa datamining merupakan suatu alat yang memungkinkan para pengguna untuk mengakses secara cepat dengan data jumlah yang besar. Pengertian yang lebih khusus lagi dari data mining, yaitu suatu alat dan aplikasi menggunakan analisis statistik pada data. Data mining juga dikenal sebagai Knowledge Data Discovery di dalam basis data. Clustering termasuk ke dalam descriptive methods, dan juga termasuk unsupervised learning dimana tidak ada pendefinisian kelas objek sebelumnya. Sehingga clustering dapat digunakan untuk menentukan label kelas bagi data-data yang belum diketahui kelasnya. Metode K-Means adalah Metode clustering berbasis jarak yang membagi data kedalam cluster dan algoritma ini bekerja pada atribut numerik. Metode K-Means termasuk dalam partitioning clustering yang memisahkan data ke daerah bagian yang terpisah. Metode K-Means sangat terkenal karena kemudahan dan kemampuannya untuk mengelompokkan data besar dan outlier dengan sangat cepat. dari data yang diinputkandan telah di proses melalui metode algoritma K-Means bahwa telah melakukan iterasi sebanyak 5 kali dengan memilih cluster 1, cluster 2, cluster 3 secara acak (random) dengan cluster 1 memiliki 24 data dengan persentase sebesar (50%), cluster 2 memiliki 11 data dengan persentase sebesar (23%), dan cluster 3 memiliki 13 data dengan persentase sebesar (27%)} }