@thesis{thesis, author={Pancawardhani Angista Septiyani (NIM.42115002)}, title ={HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU KONSUMSI OBAT UNTUK DISMENOREA PADA MAHASISWI PGSD UNIVERSITAS PERADABAN BUMIAYU}, year={2019}, url={http://eprints.peradaban.ac.id/597/}, abstract={Telah dilakukan penelitian terkait hubungan antara pengetahuan dengan perilaku konsumsi obat untuk dismenorea pada mahasiswi PGSD Universitas Peradaban Bumiayu. Dismenorea merupakan masalah yang dialami oleh sebagian besar wanita pada saat menstruasi. Dampak dari dismenorea pada mahasiswi ialah dapat mengganggu aktivitas belajar di kampus serta aktivitas sehari-hari mereka. Perilaku yang tepat dalam mengatasi dismenorea diperoleh dari pengetahuan yang baik. Mahasiswi yang memperoleh informasi dengan benar tentang dismenorea dapat menerima setiap gejala dan keluhan dengan perilaku positif. Sebagian besar wanita mengatasi dismenorea dengan mengkonsumsi obat yang bersifat simtomatik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi pengetahuan konsumsi obat untuk dismenorea pada mahasiswi PGSD Universitas Peradaban Bumiayu, mengetahui deskripsi perilaku konsumsi obat untuk dismenorea pada mahasiswi PGSD Universitas Peradaban Bumiayu, dan menganalisis adanya hubungan antara pengetahuan dengan perilaku konsumsi obat untuk dismenorea pada mahasiswi PGSD Universitas Peradaban Bumiayu. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi square untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan perilaku konsumsi obat untuk dismenorea. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian responden memiliki tingkat pengetahuan dengan kategori cukup (43,4%), dan perilaku konsumsi obat untuk dismenorea sangat baik yaitu (89,7%). Uji statistik dengan uji chi square didapatkan bahwa nilai p = 0,084, sehingga tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku konsumsi obat untuk dismenorea pada mahasiswi PGSD Universitas Peradaban Bumiayu.} }