@thesis{thesis, author={Wulandari Prihastini Setyo (42115020)}, title ={ANALISIS KADAR HIDROKUINON PADA KRIM MALAM DI KLINIK KECANTIKAN KABUPATEN BREBES DENGAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS}, year={2019}, url={http://eprints.peradaban.ac.id/643/}, abstract={Hidrokuinon merupakan turunan fenol yang sering kali disalah gunakan sebagai bahan aktif pembuatan krim kecantikan yang berfungsi untuk pemutihan area kulit wajah. Senyawa ini sering diaplikasikan sebagai bahan aktif dalam pembuatan krim malam. Penggunaan krim tersebut dapat menyebabkan hiperpigmentasi. Efek tersebut dapat mulai terlihat sesudah menggunakan dalam jangka waktu 6 bulan dan kemungkinan terjadi bersifat irreversible.Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui kandungan, kadar dan taraf keamanan krim malam pemutih wajah yang diberikan oleh dokter di klinik kecantikan. Enam sampel krim malam yang diberikan oleh dokter dari beberapa wilayah, akan di identifikasi menggunakan uji warna, pH dan KLT. Setelah itu di analisis secara kuantitatif dengan menggunakan metode Spektrofotometri visibel. Hasil analisis menunjukkan semua sampel krim yang di analisis terbukti mengandung hidrokuinon, dengan masing-masing kadar sampel kurang dari 1%. Sampel krim malam pemutih wajah merek A = 0,73%; B = 0,73%; C = 0,72%; D = 0,73%; E = 0,72% dan F = 0,72%, sampel krim yang paling banyak mengandung hidrokuinon adalah sampel krim merek A, B dan E yaitu sebesar 0,73%.} }